Sukses

Fraksi PDIP Duga Lelang Pembangunan Lintasan Formula E Akan Kembali Gagal

Liputan6.com, Jakarta - Lelang pembangunan lintasan ajang balap mobil listrik Formula E diulang pada pekan ini. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menduga, banyak perusahan yang tidak berani mengikuti lelang tersebut. 

"Saya sih menduga, menduga ya ini, dugaan saya akan banyak perusahaan yang tidak mau ambil risiko. Itukan proyek yang sangat berisiko. Pertama, risikonya adalah apakah Jakpro mampu membayar terhadap proyek yang dikeluarkan," katanya di Jakarta, Rabu 26 Januari 2022.

Sebabnya, proyek itu tak turut Penyertaan Modal Daerah (PMD). Jauh-jauh hari panitia sudah menyatakan mereka tidak akan menggunakan APBD. "Saya menduga ada kerugian itu terhadap perusahaan yang ikut lelang," ujar dia.

Oleh karenanya lelang kali ini, kata Gembong, kemungkinan juga akan gagal hingga pada akhirnya tender ditunjuk langsung oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"Kalau gagal gagal-gagal, pada ujungnya kan Jakpro mengambil keputusan sendiri," ujar dia.

Penunjukan langsung ini juga rentan akan rendahnya kualifikasi yang ditunjuk pihak Jakpro. Terlebih lagi, jika ditunjuk langsung segalanya serba tidak transparan.

"Beda dengan lelang. Soal harga dan lain sebagainya, kalau penunjukan langsung, jadi serba tertutup karena semaunya Jakpro," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Pengerjaan Proyek Lintasan Formula E Ditarget Rampung April 2022

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menarget pengerjaan lintasan balap mobil listrik Formula E rampung dikerjakan pada April 2022.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Widi Amanasto menyampaikan bahwa pelaksanaan tender ulang pengerjaan sirkuit Formula E yang sempat batal sedang dilaksanakan pada pekan ini.

"Kalau nggak salah perkiraan bulan April," kata Widi, Rabu 26 Januari 2022.

Widi menerangkan, awal Februari ini pengerjaan lintasan bisa segera dimulai. Jika tidak ada kendala, pada Mei lintasan akan diujicoba dan dihadiri langsung oleh Formula E Operation (FEO). Dan selama proses tersebut, pihak FEO juga akan memberikan homologasi.

"Selama masa konstruksi mereka (FEO) juga akan mengawasi secara langsung sampai dengan selesai," ujar dia..

Homologasi merupakan proses agar sirkuit mendapatkan lisensi untuk menggelar balapan. Penilaian yang dijalankan dalam proses homologasi antara lain kualitas aspal, area run-off, pagar pembatas, pit building, hingga fasilitas kesehatan.