Sukses

Ketum DMI Pastikan Masjid Siap Jadi Pengungsian Korban Erupsi Gunung Semeru

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meminta, seluruh takmir atau pengurus masjid untuk ikut bergotong royong membantu pengungsi yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Pria karib disapa JK ini juga meminta, agar masjid bisa disiapkan untuk menampung para pengungsi.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengurus masjid yang terdekat dari lokasi pengungsian untuk berkoordinasi dengan Lembaga lainnya di lapangan untuk berperan aktif dalam membantu meringankan beban masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru. Bila masjid diperlukan untuk menampung pengungsi, segera dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” ujar JK dalam siaran pers diterima, Minggu (5/12/2021).

JK menambahkan, pengurus pusat DMI sejak kemarin (Sabtu 4/12) telah melakukan koordinasi dengan pengurus DMI di wilayah Jawa Timur hingga ke Kabupaten Lumajang. Selain itu, para pengurus DMI Lumajang juga sudah langsung bergerak ke lapangan untuk membantu pengungsian.

Senada, Wakil Ketua Umum PP DMI, Komjen Pol (Purn) Syafruddin menyatakan, masjid selalu terbuka untuk kegiatan kemanusiaan, termasuk dengan bencana. Sehingga seluruh pengurus masjid di wilayah Jawa Timur siap membantu, bahkan terjun langsung ke lapangan.

“Saat ini, DMI sedang menghimpun data masjid terdekat yang aman, dan dapat dijadikan sebagai tempat penampungan pengungsi. Bila memang dibutuhkan, pengurus sudah siap membantu,” ujar Syafruddin.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

2 dari 2 halaman

Gunung Semeru Erupsi

Diketahui, Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sore. Gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut juga mengeluarkan panas guguran dan hujan abu vulkanis cukup tebal. Sejumlah warga di dua Kecamatan di Lumajang, yakni Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo.

Dilaporkan, Erupsi tidak hanya menyemburkan awan panas, tapi juga mengalirkan lava panas. Berdasarkan pengamatan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter.

Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanis dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan beraroma belerang. Selain itu, beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanis.