Sukses

Wagub DKI: Kita Tidak Pernah Memberlakukan Bangsa Lain dengan Cara Tidak Baik

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan pentingnya mengajarkan persatuan dan kesatuan bagi generasi muda untuk memperkuat keutuhan Bangsa Indonesia.

“Di sisi lain, kita melihat juga, mengajarkan penting menjaga persatuan dan kesatuan generasi muda,” kata Riza di Jakarta, Minggu (19/9/2021).

Riza mencontohkan kondisi yang masih banyak ketimpangan sehingga kerap memunculkan sikap saling membandingkan dengan negara lain.

Menurut dia, merawat Indonesia mesti mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Karena itu, diharapkan tidak terjadi disorientasi dalam merawat persatuan. Jangan sampai merawat persatuan tanpa tujuan yang jelas dan tegas.

"Dalam sejarah kita belajar bahwa tujuan utama Sumpah Pemuda adalah kemerdekaan Bangsa Indonesia dan menjadi komitmen abadi bagi Bangsa Indonesia” kata pria yang akrab disapa Ariza itu.

Karena itu, kata Ariza, penting bagi masyarakat untuk memastikan bahwa Indonesia merupakan negara yang bisa merawat dan menjaga kesatuan.

“Kalau Indonesia diperlakukan berbeda, tidak baik oleh bangsa lain, kita sudah biasa, tetapi kita tidak pernah memberlakukan bangsa lain atau agama lain dengan cara-cara yang tidak baik,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

 

** #IngatPesanIbu 

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap 3m #vaksinmelindungikitasemua

2 dari 2 halaman

Kasus Covid-19 DKI Turun

Di sisi lain, Ariza menuturkan bahwa turunnya kasus COVID-19 di Ibu Kota tak terlepas dari dukungan sejumlah elemen warga, termasuk para pemuda.

Karena itu, dia mengapresiasi dukungan dari Partai Pembangunan Persatuan (PPP) melalui Gerakan Muda Persatuan Indonesia yang turut mendukung melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

“Saya berterima kasih hari ini bisa patuh, taat melaksanakan prokes, karena berkat dukungan bantuan semua. Alhamdulillah DKI Jakara sudah turun COVID-19, tidak ada lagi antrean-antrean di rumah sakit,” ujarnya.