Pemprov DKI Jajaki Kerja Sama Investasi Film dengan Goldfinch

Pemprov DKI Jakarta menjajaki kerja sama investasi perfilman dengan Goldfinch International Ltd menuju Jakarta kota sinema.

Diterbitkan 16 Mei 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemprov DKI Jakarta jalin kerja sama investasi film dengan Goldfinch International Ltd.
  • Kolaborasi ini bertujuan perkuat ekosistem film Jakarta dan berdampak ekonomi signifikan.
  • Goldfinch melihat Jakarta berpotensi besar jadi pusat film di Asia.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjajaki kerja sama investasi perfilman dengan Goldfinch International Ltd untuk memperkuat ekosistem film Jakarta menuju kota sinema yang kompetitif dan terhubung dengan jejaring industri global.

Penjajakan kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Experience Board dan Goldfinch International Ltd di Jakarta Pavilion, Marché du Film disaksikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno bersama Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI Ahmad Mahendra di Cannes, Prancis, Kamis 14 Mei 2026.

"Saya yakin penjajakan kerja sama ini akan membuka peluang baru untuk pengembangan industri film di Jakarta dan tentunya akan memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Jakarta," ujar Rano dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (16/5/2026) melansir Antara.

Dia menjabarkan, kerja sama yang dijajaki mencakup pertukaran informasi dan pengetahuan terkait ekosistem film, pengembangan talenta, pembangunan infrastruktur perfilman, hingga kajian kebijakan penerapan insentif industri film.

 

Kolaborasi Bisa Buka Peluang Baru

Rano mengatakan, kolaborasi dengan mitra global dapat membuka peluang baru bagi pengembangan industri film Jakarta, sekaligus memberi dampak ekonomi bagi kota.

"Ke depan, penjajakan kerja sama akan dilanjutkan secara lebih konkret melalui studi kasus produksi film yang sepenuhnya menggunakan Jakarta sebagai lokasi syuting," ucap dia.

Langkah ini diharapkan menjadi dasar pembelajaran untuk memperkuat insentif, layanan produksi, dan kesiapan infrastruktur pendukung perfilman di Jakarta.

Sementara itu, menurut Chief Operating Officer Goldfinch International Ltd Phill McKenzie, Jakarta memiliki peluang besar menjadi pusat film, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di Asia.

Dia menyebut, pertumbuhan industri konten di Indonesia, khususnya Jakarta, menunjukkan perkembangan yang kuat.

"Saya sudah berkeliling di negara dunia bagian selatan, dan Indonesia, dalam hal ini Jakarta, bertumbuh sangat pesat di industri konten. Saya harap ini bisa menjadi langkah kerja sama yang baik untuk bersama membangun ekosistem film yang kuat," kata Phill.

Untuk diketahui, Goldfinch International Ltd merupakan perusahaan berbasis di London, Inggris, yang bergerak di bidang investasi industri film, media, konten, dan hiburan sejak 2013. Perusahaan ini telah mendanai lebih dari 300 judul film dengan kekuatan modal lebih dari 300 juta dolar AS.

Goldfinch juga terlibat dalam penguatan ekosistem film di sejumlah negara, termasuk Qatar dan Thailand, serta mengembangkan teknologi produksi film, termasuk pemanfaatan AI engine.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6