DPR Minta Bulog Segera Tarik Beras Bansos yang Kualitasnya Buruk

Dedi Mulyadi meminta agar Perum Bulog menarik beras yang tak layak konsumsi khususnya yang dipergunakan untuk bantuan sosial atau bansos Covid-19.

Diterbitkan 13 Agustus 2021, 15:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi meminta agar Perum Bulog menarik beras yang tak layak konsumsi khususnya yang dipergunakan untuk bantuan sosial atau bansos Covid-19.

Politikus Golkar ini juga mengusulkan, agar Bulog bisa menggantikan kualitas berasnya.

"Bulog harus segera menarik dan mengganti beras bansos kualitas buruk itu dengan beras kualitas premium," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (13/8/2021).

Dia berharap Bulog bisa segera turun dan melihat langsung beras bansos yang disalurkan kepada masyarakat.

Menurutnya, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, warga miskin tak perlu ditambah lagi beban hidupnya dengan menghadirkan beras yang tak layak dikonsumsi.

"Warga miskin itu sudah susah hidupnya, untuk itu jangan sampai ditambah kesulitannya dengan bantuan yang buruk," kata Dedi.

 

Bantuan Bulog

Perum Bulog telah menyiapkan bantuan beras PPKM tahap II untuk 8,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) sebesar 88 ribu ton. Jika dihitung dengan tahap pertama, total Bulog sudah menyalurkan bantuan beras PPKM untuk 28,8 juta keluarga.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, bantuan beras PPKM tahap II ini merupakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang berasal dari gudang-gudang Bulog di setiap wilayah.

"Sehingga beras ini tidak bisa dijual Bulog. Ini beras pemerintah yang disalurkan oleh pemerintah," ujar pria yang akrab disapa Buwas tersebut dalam acara Kick Off Distribusi Bantuan Beras PPKM Tahap II di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Buwas pun menjamin bantuan beras PPKM ini memiliki kualitas baik. Sebab, proses penyalurannya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah serta telah dibersihkan melalui mesin rice to rice.

"Bulog bila mengeluarkan beras CBP tidak begitu saja dikeluarkan. Harus melalui proses rice to rice. Kalau proses sudah dilalui jangan bilang itu ada kutu, telurnya saja enggak mungkin," tegasnya.

 

Reporter: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    DPR adalah lembaga legislatif yang anggotanya terdiri dri anggota partai politik terpilih dari hasil pemilu.
    DPR
  • Bantuan sosial (bansos) adalah upaya pemberian bantuan yang bersifat tidak tetap agar masyarakat dapat meningkatkan taraf kesejahteraan.
    Bantuan sosial (bansos) adalah upaya pemberian bantuan yang bersifat tidak tetap agar masyarakat dapat meningkatkan taraf kesejahteraan.
    Bansos
  • liputan6
    Bulog adalah sebuah lembaga pangan di Indonesia yang mengurusi tata niaga beras.
    bulog