Sukses

Pelajar Cilacap Lantunkan Puisi Bertema Pandemi COVID-19, Ganjar Beri Acungan Jempol

Liputan6.com, Semarang Peringatan Hari Anak Nasional di Provinsi Jawa Tengah pada hari Jumat (23/7) menjadi momen tak terlupakan bagi pelajar asal Cilacap bernama Indri Arfiani. Penggalan puisi bertemakan Pandemi COVID-19 mendapat acungan jempol dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menghadiri Dialog Anak Jawa Tengah dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional di Provinsi Jawa Tengah secara virtual di rumah dinasnya.

Sebelum mendengarkan lantunan puisi dari Indri, Ganjar menyapa peserta para pelajar dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Ganjar yang membuka diskusi, kemudian berdialog dengan Indri. 

Mulanya Indri bertanya, bagaimana cara tetap produktif bagi siswa di tengah pembelajaran daring saat ini. Apalagi untuk melawan kebosanan di rumah.

"Bagaimana cara kita produktif? Hari ini kayak gini ini produktif," kata Ganjar.

Ada dua cara yang disampaikan Ganjar, yang pertama adalah para siswa bisa berbagi pengalaman atau membuat sesuatu secara daring.

"Barangkali 'eh kita buat kegiatan yuk, bantuin temen kita, orang tuanya, tetangganya yang mungkin lagi terkena covid' sehingga mereka bisa mendapatkan kesenangan, kebahagiaan sehingga imunitasnya naik," kata Ganjar.

2 dari 3 halaman

Produktif di Era Pandemi

Kemudian, cara kedua adalah dengan melakukan hobi. Ganjar lantas bertanya apa hobi atau aktivitas kegemaran Indri. Kepada Ganjar, Indri mengaku suka berolahraga di pagi hari dan menulis puisi atau cerpen.

"Coba sekarang puisimu yang paling kamu inget apa, coba bacain satu bait saja," ujar Ganjar.

Alih-alih membaca satu bait, Indri membacakan satu puisi yang dibuatnya saat mengikuti lomba cipta puisi yang diadakan oleh Unsoed. Selama Indri membaca puisinya, Ganjar hanyut pada pembacaan puisi Indri. Sesekali Ganjar tampak tersenyum mendengar bait-bait puisi itu.

"Keren banget, ini semua muji lho. Oke tak rekam ya, nanti puisimu itu mau tak posting di IGnya pak Gubernur. Ini karya dari Indri," kata Ganjar.

Mendengar itu, Indri yang mengaku grogi saat membaca puisinya pun sumringah. Dia tampak tak percaya bahwa puisi ciptanya diapresiasi dan disukai oleh Ganjar.

 

3 dari 3 halaman

Puisi Bertema Pandemi COVID-19

Mungkin bumi sudah terlalu lelah

karena banyaknya manusia egois yang berulah

mungkin bumi telah rentan

akibat banyaknya kerusakan

 

kau datang dengan perlahan

membuat bumiku keresahan

membuat masyarakat ketakutan

lantas, membuat pemerintah kewalahan

 

cucuran peluh petugas medis menjadi bukti

bahwa ada yang masih peduli

masyarakat pun terus memberi

segala bantuan dari penjuru negeri

 

Ganjar pun berpesan kepada anak-anak yang bergabung dalam acara tersebut untuk tidak 'gabut'. Buktinya, lanjut Ganjar, Indri bisa menulis puisi yang sangat keren.

"Sebenarnya banyak sekali yang bisa dishare, maka kalau tadi Indri menyampaikan, wah keren banget. Jadi jangan sampai gabut, di tengah kondisi seperti ini tampil. Justru pada kondisi seperti ini lah di rumah banyak waktu, kamu keluarkan ide-idemu," tegasnya.

 

(*)