Sukses

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Sudah Negatif COVID-19

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan bahwa Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sudah terkonfirmasi negatif COVID-19.

"Setelah rapat lewat tengah malam tadi, Ibu Gubernur mengabari lewat WhatsApp bahwa hasil tes usap beliau negatif," ujar Emil di Surabaya, Sabtu (3/7/2021).

Khofifah menjalani isolasi mandiri sejak Jumat, 25 Juni 2021 setelah hasil tes usap yang dilakukan pada Kamis, 24 Juni 2021 malam terkonfirmasi positif COVID-19.

Wagub Jatim menyampaikan selama menjalani isolasi mandiri, Khofifah kerap mengikuti sejumlah rapat koordinasi, baik dengan pemerintah pusat maupun bersama organisasi perangkat daerah.

"Sebagaimana yang saya sampaikan dua hari lalu, kondisi Gubernur Khofifah sangat fit, bahkan semalam beliau mengikuti dan memimpin rapat beberapa sesi yang sangat penting karena berkaitan dengan pelaksanaan PPKM Darurat," ucap Emil Dardak seperti dikutip dari Antara.

Setelah dinyatakan negatif, kata dia, Khofifah akan kembali beraktivitas dan menjalankan tugas memimpin Jatim.

"Sepemahaman kami, CT Value Ibu Gubernur tinggi yang artinya tingkat infeksi dan penularan rendah," katanya.

Orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut mengaku bersyukur dan mendoakan agar Gubernur Jatim Khofifah selalu diberi kesehatan dan staminanya terjaga serta beristirahat cukup.

"Karena kita memerlukan kepemimpinan beliau di saat-saat sulit seperti ini," tutur mantan Bupati Trenggalek tersebut.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Positif COVID-19 2 Kali

Sebelumnya, Gubernur Khofifah yang terkonfirmasi COVID-19 untuk kedua kalinya mengaku dirinya tidak mengalami gejala dan memutuskan menjalani isolasi mandiri di salah satu kediaman dinasnya di Surabaya.

"Berdasarkan hasil PCR Swab Test yang dilakukan tim RSUD dr Soetomo Kota Surabaya, Kamis (24/6) malam, pagi ini saya dinyatakan positif COVID-19," tulis Khofifah akun Instagram pribadi miliknya @khofifah.ip, Jumat (25/6/2021).

Kendati demikian, ia memastikan saat ini kondisi kesehatannya baik dan tidak menunjukkan gejala apapun. Bahkan, tingkat antibodinya dinyatakan cukup tinggi oleh tim laboratorium RSUD dr. Soetomo.