Sukses

Top 3 News: Prediksi LSI Jika Ganjar Pranowo Menang Pilpres 2024

Liputan6.com, Jakarta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih jauh di depan mata. Namun, sejumlah nama telah mencuat berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei dan didagang-gadang akan menjadi calon presiden pilihan rakyat.

Salah satu nama tersebut adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Menurut Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA, politikus PDIP tersebut menempati posisi kedua setelah Menhan Prabowo Subianto.

Survei LSI bahkan memprediksi, jika Ganjar menang dalam Pilpres 2024 mendatang, Gubernur Jateng ini dikatakan berpotensi besar menjadi Ketua Umum PDIP menggantikan Megawati Soekarnoputri. Berita ini terpopuler pertama di top 3 news, Kamis, 18 Juni kemarin.

Berita lainnya yang tak kalah menyita perhatian terkait kemunculan virus varian Corona baru di Tanah Air. Varian Delta atau B.1617.2 bahkan kini dilaporkan telah ditemukan di wilayah Bekasi, Jawa Barat.

Virus ini pertama kali ditemukan di India dan dilaporkan memiliki tingkat penularan yang lebih cepat dibanding virus di awal Corona.

Masih terkait kasus Covid-19 di Indonesia. Seperti diketahui, dalam seminggu terakhir telah terjadi lonjakan kasus positif di sejumlah provinsi. Salah satunya di Jawa Tengah.

Meningkatnya jumlah pasien positif tersebut bahkan membuat sebuah rumah sakit tak bisa lagi menampung pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kondisi tersebut terjadi di RSUD Kartini Jepara. 

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Kamis 17 Juni 2021:

 

2 dari 5 halaman

1. LSI: Jika Menang di Pilpres 2024, Ganjar Berpotensi Besar Jadi Ketum PDIP

Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpotensi menjadi Ketua Umum PDIP berikutnya, apabila menang dalam Pilpres 2024. 

LSI sendiri mengatakan Ganjar merupakan sosok yang cukup potensial menjadi calon presiden (capres).

Hal ini berdasarkan hasil survei LSI yang menyatakan elektabilitas Ganjar Pranowo saat ini sebesar 15,5 persen. Elektabilitas Ganjar hanya berada dibawah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang berada di urutan pertama sebesar 23,5 persen.

"Kalau kemudian Ganjar yang dipilih oleh Megawati dan menang dalam Pilpres di 2024, maka yang pertama yang menjadi PR adalah potensi Ganjar menjadi Ketua umum PDIP berikutnya," kata Peneliti Senior LSI Adjie Alfaraby dalam konferensi virtual, Kamis (17/6/2021).

Menurut dia, kondisi Ganjar sangat berbeda dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat bertarung di Pilpres 2014 dan 2019. Pasalnya, Ganjar bukanlah sekedar kader namun juga masuk dalam struktur PDI Perjuangan.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Waspada, Virus Corona Varian Delta Ditemukan di Bekasi

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi mengumumkan adanya virus Corona varian Delta atau B.1617.2 yang ditemukan di wilayah bagian utara Bekasi.

Varian baru virus corona yang pertama kali ditemukan di India ini diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih cepat. Varian delta juga diketahui telah ditemukan di beberapa daerah di Indonesia.

Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Masrikoh menyampaikan kemunculan virus Corona varian Delta di wilayahnya berasal dari salah satu warganya yang menjalani pemeriksaan kesehatan di Jakarta.

Menurutnya, warga tersebut terpapar virus B.1617.2 usai mendatangi kediaman salah satu keluarganya di wilayah Jonggol, Bogor.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. HEADLINE: Zona Merah Covid-19 di Indonesia Naik Jadi 29 Daerah, Pengendaliannya?

Saat sidak, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kaget bukan kepalang. Ia melihat empat pasien covid-19 terbaring lemah di tempat tidur yang diletakkan di depan IGD RSUD Kartini Jepara.

Tak ingin jadi masalah, Ia pun memerintahkan agar pasien segera dipindahkan ke rumah sakit yang kamar perawatan covid-19 nya masih tersedia.

"Lho nggak bisa seperti ini Kak, ini bahaya. Bapak masih punya ruangan kosong tidak? Kalau tidak, langsung cari rujukan ke rumah sakit lain," perintah Ganjar, Selasa 15 Juni 2021 lalu.

Jepara menjadi salah satu daerah yang masuk zona merah covid-19. Pasien covid-19 melonjak tajam di Kota yang terkenal dengan kerajinan ukiran kayunya itu. Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit sudah tidak mampu lagi menampungnya. Bahkan saking membludaknya, banyak pasien Covid-19 yang belum tertangani dengan baik.

Tercatat kini sudah ada 29 daerah yang masuk kategori berisiko tinggi terhadap virus covid-19. Angka ini berdasarkan data Satgas Covid-19, Rabu (16/6/2021).

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: