Liputan6.com, Jakarta - Survei dilakukan untuk mempelajari tentang kebiasaan dan perilaku keamanan trader Indonesia, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam trading. Survei tersebut dilakukan broker global teregulasi sejak Oktober 2011.
Menurut Financial Market Analyst Octa Broker Kar Yong Ang, berdasarkan survei Octa, sebanyak 85% trader Indonesia cenderung tidak mudah percaya pada kenalan baru.
"Mereka lebih suka mengenal orang baru selama beberapa bulan sebelum sepenuhnya percaya pada mereka. Sebanyak 15% sisanya mendekati aspek kehidupan ini dengan cara yang jauh lebih cuek mengatakan mereka hanya butuh beberapa jam atau kurang untuk mulai memercayai orang baru," ujar Kar Yong Ang melalui keterangan tertulis, Rabu (4/6/2025).
Advertisement
"Sikap menjaga jarak dari orang baru yang ditunjukkan oleh trader Indonesia sesuai dengan sikap mereka dalam memilih broker keuangan. Sebanyak 95% melakukan riset menyeluruh dan meneliti ulasan online sebelum menaruh kepercayaan pada broker, sementara hanya 5% yang membuat keputusan ini tanpa dasar yang matang," sambung dia.
Kar Yong Ang mengatakan, simetri dalam sikap ini mewakili mentalitas masyarakat, tetapi hasil utamanya adalah dalam kehidupan, seperti dalam trading, trader Indonesia cenderung menampilkan pendekatan berkepala dingin.
"Mereka memilih transparansi dan memerlukan informasi sebanyak mungkin sebelum membuat keputusan penting, baik dalam kehidupan maupun keuangan," ucap dia.
"Sebagai broker dengan rekam jejak panjang dan sukses, Octa sepenuhnya mendukung pendirian ini dan menyarankan trader untuk menguji sendiri ketentuan-ketentuannya yang menguntungkan serta penarikan dana yang cepat, alih-alih mempercayai iklan tanpa berpikir panjang," sambung Kar Yong Ang.
Dengan demikian, lanjut dia, trader dapat memastikan Octa mengungkapkan semua biaya dan ketentuannya tanpa trik tersembunyi, hanya trading yang adil dan transparan.
Â
Pendekatan yang Disiplin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5244275/original/076813200_1749148820-Survei.jpg)
Kar Yong Ang mengatakan, survei menunjukkan 85% trader membayar tagihan listrik mereka diawal, sementara hanya 15% yang melakukannya pada menit terakhir, meskipun tidak memiliki masalah keuangan.
Menurut dia, meski tampak mengejutkan, pilihan gaya hidup ini tidak sepenuhnya sesuai dengan sikap peserta terhadap manajemen risiko dalam trading.
"Sekitar 32% responden memasang order stop-loss dan take-profit hanya ketika mencoba trade yang sangat berbahaya. Seringnya, mereka mengandalkan intuisi dan pengalaman mereka," kata Kar Yong Ang.
Menurut dia, perlu dicatat mereka yang selalu membayar tagihan tepat waktu cenderung menggunakan tools manajemen risiko dalam sesi trading.
Mereka, kata Kar Yong Ang, dengan cermat memasang order stop-loss dan take-profit, melacak tingkat ekuitas mereka, dan menghitung potensi hasil keuangan sebelum mengambil posisi.
Â
Advertisement
Antara Aspirasi dan Realita
Di sisi lain, lanjut Kar Yong Ang, 60% dari mereka yang tidak mau repot membayar tagihannya terlebih dahulu cenderung melewatkan tools manajemen risiko, dan lebih memercayai firasat mereka.
"Singkatnya, sikap keuangan trader dalam kehidupan sering kali mencerminkan rutinitas trading mereka. Dalam manajemen kekayaan, mengambil sikap proaktif sering kali membuahkan hasil, karena Anda mengurangi risiko dan menghindari komplikasi yang tidak perlu," papar Kar Yong Ang.
"Langkah penting lainnya untuk mengurangi risiko adalah memilih broker dengan penarikan cepat dan efisien. Sebagai contoh, Octa memanfaatkan keahlian globalnya yang luas untuk memastikan prosedur penarikan yang aman dan andal, yang efisiensinya didukung oleh ribuan ulasan pengguna," sambung dia.
Menurut Kar Yong Ang, ketika ditanya bagaimana mereka membayangkan tempat kerja impian mereka, 92% peserta survei memilih lingkungan yang sangat bersih, aman, dan tertata rapi yang memancarkan getaran stabilitas.
Dia menyebut, hanya 8% yang memilih lingkungan yang indah dan unik, tetapi tidak dapat diprediksi. Hal ini menunjukkan kecenderungan yang sangat kuat terhadap pendekatan yang terorganisasi dan disiplin.
"Di sisi lain, menurut riset Octa, 65% trader Indonesia tidak merencanakan sesi trading mereka dan mengakses aplikasi trading kapan pun mereka mau. Statistik ini mengungkap kecenderungan yang jelas untuk mendekati trading dengan tingkat ketidakpedulian yang dapat merugikan hasil keuangan," kata dia.
"Kesimpulannya, condong ke arah disiplin dan perencanaan yang efisien adalah satu hal, tetapi menerapkan prinsip ini dalam praktik dan menyusun strategi setiap sesi sebelumnya jauh lebih menantang," tandas Kar Yong Ang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125337/original/080425600_1738928259-Infografis_SQ_Menteri_Terpopuler_Kabinet_Merah_Putih_versi_3_Lembaga_Survei.jpg)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2410803/original/004964500_1542457349-business-3219268_1920.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/618/original/015378900_1751874433-WhatsApp_Image_2025-07-06_at_20.36.08_5b85adcb.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615223/original/052059800_1782601281-063_2283624238.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8392528/original/081634600_1782272943-000_B83Z88V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8553933/original/032729600_1782499706-uzbek_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615333/original/040722200_1782601521-000_B8JQ6V9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540213/original/078998400_1774689981-AP26086742238879.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261062/original/073105300_1781677236-063_2281989496.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8331592/original/085679400_1782201838-mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263929/original/069841500_1782033777-portugal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8585232/original/070297800_1782548214-Gempa_Pacitan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4630913/original/033516700_1698765136-IMG_8105.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8580969/original/043486100_1782541050-Jumhur.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566460/original/001456900_1782516836-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_05.26.35.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8529293/original/084387900_1782461079-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_11.55.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8529068/original/035999300_1782460827-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519469/original/045941300_1782446317-Menhut_Konservasi.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8490227/original/032200000_1782404178-Raja_Juli_Inggris.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8484279/original/013090500_1782396796-mail.jpeg)