Sukses

Sederet Ucapan dan Harapan para Tokoh di Hari Kartini

Liputan6.com, Jakarta - 21 April diperingati sebagai Hari Kartini. Perjuangan Kartini untuk seluruh perempuan Indonesia sungguh terasa bahkan hingga saat ini.

Sejumlah tokoh pun tak luput mengucapkan Selamat Hari Kartini pada hari ini, Rabu (21/4/2021). Misalnya saja Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Doni menyebut, perempuan memiliki peran penting dalam mencegah penularan Covid-19 di tengah pandemi sekarang ini.

"Kita semua harus menyampaikan ucapan terima kasih kepada perempuan Indonesia khususnya para ibu yang telah berjuang untuk selalu patuh kepada protokol kesehatan," kata Doni Monardo, Rabu (21/4/2021).

Tak hanya Doni, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga juga turut mengucapkan Selamat Hari Kartini.

Ayu Bintang mengucapkan selamat hari Kartini pada seluruh perempuan hebat di Indonesia yang dinilainya tak pernah berhenti berjuang untuk dirinya, keluarganya, lingkungan dan juga bangsanya.

"Kalianlah motor penggerak perubahan, pelita penerang yang menjadi pemantik harapan bagi Indonesia yang lebih baik di masa depan," kata Ayu Bintang dalam acara Anugerah Perempuan Hebat Indonesia yang diadakan Liputan6.com secara daring.

Berikut sederet ucapan dan harapan pada perayaan Hari Kartini dihimpun Liputan6.com:

 

2 dari 9 halaman

Kepala BNPB

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan Indonesia.

Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April. Doni menyebut, perempuan memiliki peran penting dalam mencegah penularan Covid-19 di tengah pandemi.

"Kita semua harus menyampaikan ucapan terima kasih kepada perempuan Indonesia khususnya para ibu yang telah berjuang untuk selalu patuh kepada protokol kesehatan," kata Doni Monardo, Rabu (21/4/2021).

Doni mengatakan, protokol kesehatan merupakan kunci untuk menyelamatkan masyarakat Indonesia dari Covid-19. Tanpa protokol kesehatan, Indonesia tak bisa keluar dari pandemi Covid-19.

"Patuh kepada protokol kesehatan adalah bagian untuk menyelamatkan kita semua. Sayangi diri kita, sayangi keluarga kita, sayangi bangsa kita," ucap Doni Monardo.

 

3 dari 9 halaman

Gubernur DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi para tenaga kesehatan yang telah berjuang menanggulangi pandemi Covid-19 di peringatan Hari Kartini.

Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Internalisasi Budaya Kerja melalui Harmonisasi Angklung Motivasi.

Menurutnya, memberikan hiburan dengan cara memainkan angklung ini bentuk apresiasi pihaknya terhadap tenaga kesehatan terutama mereka yang kaum perempuan.

"Peran kaum perempuan hari ini amat besar. Di Jakarta, dalam penanganan Covid-19 seluruh posisi penting bagi pelayanan medis kebanyakan perempuan, banyak tokoh-tokoh, justru perempuan-perempuan yang jadi garda terdepan," kata Anies Baswedan.

Dalam kegiatan bersama nakes tersebut, dia menilai permainan angklung menggambarkan berbagai unsur positif seperti integritas, kolaborasi, akuntabel, inovasi, serta berkeadilan.

"Artinya kerja dalam menghadapi pandemi ini, tidak bisa kerja sendiri-sendiri. Tapi harus kerja kolaborasi. Dan permainan Angklung adalah simulasi yang sangat sederhana untuk menjelaskan pentingnya kolaborasi. Jakarta sudah mendeklarasikan sebagai kota kolaborasi, dan ini sebagai salah satu cara untuk internalisasi nilai-nilai kepada seluruh jajaran kita," kata Anies Baswedan.

Anies lantas menggambarkan sosok Kartini yang memiliki pengaruh kuat dalam menuliskan gagasan tentang emansipasi perempuan dan terus hidup hingga saat ini.

Menurutnya, Kartini meninggalkan ide dan gagasan yang mewujud dalam membentuk karya.

"Di Jakarta ini ada sebuah rumah sakit, namanya RS Budi Kemuliaan. Didirikan tahun 1917 oleh orang-orang yang membaca tulisan Ibu Kartini, yang kemudian dari gagasan yang tertulis itu mereka tergerak untuk membuat fasilitas layanan kesehatan. Pelajaran penting dari Ibu Kartini adalah kekuatan gagasan. Beliau hidupnya hanya 25 tahun, tapi gagasannya hidup sampai dengan hari ini," jelas dia.

 

4 dari 9 halaman

Menteri Keuangan

Tanggal 21 April selalu diperingati sebagai Hari Kartini untuk memperingati Raden Adjeng Kartini sebagai pelopor kebangkitan perempuan Pribumi-Nusantara. Tanggal tersebut dipilih lantaran hari lahir Kartini di Jepara, Jawa Tengah pada 21 April 1879.

Berkat Kartinilah perempuan-perempuan di Indonesia bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Oleh karena itu setiap tahunnya, banyak masyarakat Indonesia yang memperingati tanggal tersebut, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani yang merupakan salah satu Menteri di Kabinet Indonesia maju yang turut mengucapkan di media sosialnya.

Dilansir dari Instagram pribadinya @smindrawati, Rabu (21/4/2021), Menkeu mengunggah kolase sebuah foto yang digabungkan antara foto Kartini, ibunda Sri Mulyani, dan foto dirinya. Dalam keterangannya, Menkeu menulis harapannya terkait Kartini generasi masa kini dan masa depan.

Menurutnya, perjuangan Kartini jangan sampai kandas begitu saja, melainkan generasi-generasi selanjutnya bisa terus memperjuangkan diri agar berguna bagi bangsa dan negara.

Inilah tulisan lengkap Menkeu Sri Mulyani:

"Dari Kartini ke Ibu kami dan ke generasi kini dan kedepan.Bahkan seratus tahun lebih sebelum Millenium Development Goals (MDG) dan Sustainable Development Goals (SDG) dideklarasikan - Kartini telah memperjuangkan. Surat Kartini kepada N.v.Z. dimuat dalam Kolonial Weekblad (Mingguan Kolonial) tertanggal 25 Desember 1902 :

Harapan kami : tolonglah, bantulah kami agar usaha kami berguna bagi bangsa kami dan terutama bagi kaum perempuan bangsa itu.

Tolonglah kami untuk membebaskannya dari beban berat yang diletakkan di atas bahunya oleh adat lama turun temurun. Tolonglah kami untuk menaikkan derajatnya, untuk menjadikan Perempuan dan Ibu sejati agar lebih siap menjalankan kewajiban yang besar. Kewajiban yang ditetapkan oleh ibu alam sendiri kepada perempuan yaitu : pendidik pertama umat manusia!

Bukan tanpa alasan orang mengatakan: kebaikan dan kejahatan diminum anak bersama air susu ibu. Kami yakin seyakin-yakinnya, bahwa pekerjaan yang mendatangkan banyak berkah itu tidak akan dapat maju dengan pesat, selama perempuan Jawa tidak mengambil bagian dalam pekerjaan peradaban, dalam Pendidikan bangsanya, betapa pun banyaknya orang-orang kulit yang berbudi luhur mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya terhadap pekerjaan itu...”

Perjuangan dan pemikiran RA Kartini, membuka kesempatan bagi perempuan generasi Ibu saya, perempuan generasi saya dan perempuan generasi yang akan datang untuk dapat menikmati pendidikan hingga jenjang tertinggi. Sehingga perempuan dapat ambil bagian dalam membangun peradaban, dalam pendidikan anak-anaknya dan ikut memajukan bangsanya.

Selamat menjaga dan memelihara semangat juang Kartini, untuk Indonesia yang beradab, bermartabat, berpendidikan, adil dan Makmur." tulis Sri Mulyani.

 

5 dari 9 halaman

Menteri BUMN

Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2021, Menteri BUMN Erick Thohir membayangkan sosok Ibunda tercinta sebagai sosok Kartini dalam hidupnya.

Erick mengatakan pada hari Kartini ini dirinya teringat sosok ibu yang menyayangi, mencintainya, serta mendidik dirinya menjadi luar biasa.

"Tentu kalau kita melihat Kartini, untuk saya sendiri saya selalu membayangkan ibu saya. Ibu yang saya cintai, ibu yang saya sayangi. Karena beliau mendidik saya luar biasa," ujarnya pada Instagram resminya @erickthohir.

Ia mengatakan, ibunya merupakan sosok yang mengajarkan dirinya untuk disiplin dan mandiri.

"Dia selalu bilang ke saya, bahwa saya harus mandiri. Bagaimana beliau mengajarkan perjuangan hidup dan disiplin yang luar biasa," jelas Erick Thohir.

Di momen Kartini ini Erick mengucapkan terima kasih kepada sang ibu, hingga bisa mendidik dirinya sampai hari ini.

 

6 dari 9 halaman

Menteri PPPA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga mengucapkan selamat Hari Kartini pada seluruh perempuan hebat di Indonesia yang dinilainya tak pernah berhenti berjuang untuk dirinya, keluarganya, lingkungan dan juga bangsanya.

"Kalianlah motor penggerak perubahan, pelita penerang yang menjadi pemantik harapan bagi Indonesia yang lebih baik di masa depan," kata Ayu Bintang dalam acara Anugerah Perempuan Hebat Indonesia yang diadakan Liputan6.com secara daring.

Dengan adanya anugerah bagi kaum perempuan, khususnya hadirnya perempuan hebat, menandakan wujud para Kartini di masa kini. Dia pun memberikan apresiasi terhadap pemberian anugerah ini.

"Hadirnya perempuan-perempuan luar biasa yang mengisi daftar nominasi anugerah Perempuan Hebat Indonesia hari ini, saya yakini sebagai wujud Kartini masa kini, di tengah pandemi mereka tidak berhenti berkarya," ungkap Ayu Bintang.

Dia mengakui saat ini dengan adanya pandemi Covid-19, menurutnya tidak hanya membuat Indonesia mengalami krisis kesehatan dan ekonomi, melainkan juga pekerjaan rumah dalam upaya pengarusutamaan gender di Indonesia.

"Disamping krisis ekonomi dan kesehatan, anak-anak Indonesia mengalami risiko praktik perkawinan anak, risiko ini menjadi lebih besar bagi anak perempuan. Menurunnya angka perekonomian nasional juga perlu perhatian mengingat perempuan menjadi salah satu kelompok yang paling rentan terdampak," kata Ayu Bintang.

Meski demikian, Ayu Bintang memastikan komitmen pemerintah terus menjalankan pengarusutamaan gender meski dalam kondisi pandemi.

"Pemerintah berkomitmen pengarustaman gender harus menjadi startegi pembangunan baik pusat maupun daerah. Keterlibatan perempuan dalam pemulihan covid memengang peranan sangat penting," kata dia.

 

7 dari 9 halaman

Ketua DPR RI

Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan, peringati Hari Kartini pasti menyinggung akan ceritanya.

Menurutnya, cerita akan sosok Kartini akan perjuangannya masih relevan sampai hari ini bahkan bagi kaum milenial. Dia pun meminta kaum muda bisa terinspirasi dan membuat kemajuan.

Hal ini disampaikan saat menjadi pembicara utama Talk Show memperingati Hari Kartini dengan tema: "Perspektif Generasi Milenial Tentang Kartini"di acara yang digelar DPP PDIP.

"Maka sekarang saatnya kalian dan kita semua membuat cerita-cerita baru yang akan menginspirasi generasi masa depan untuk menghadirkan kemajuan Indonesia," kata Puan, Rabu (21/4/2021).

Menurut dia, melalui cerita Kartini, rakyat Indonesia masa kini bisa merasakan cerita kegigihan banyak perempuan Indonesia yang berjuang untuk Indonesia. Bahwa banyak perempuan Indonesia yang menjadi teladan pendidikan dan perjuangan hak-hak perempuan.

Dewasa ini, banyak perempuan-perempuan hebat Indonesia lahir. Baik mereka yang menjadi atlet ataupun mereka yang masuk menjadi TNI.

"Cerita-cerita perempuan-perempuan hebat Indonesia itu telah menjadi sumber inspirasi dan energi bangsa kita selama ini dan menjadi pengingat tentang nilai-nilai kebangsaan yang perlu selalu kita pegang untuk melangkah ke depan," ungkap Puan.

Menurut Puan, Kartini sangat visioner dengan perjuangannya memajukan pendidikan perempuan.

Karena yang akan membedakan serta tetap membuat manusia unggul adalah kualitas kecerdasannya yang tak bisa dimiliki robot. Yakni kemampuan untuk memiliki nation and character building.

"Di sinilah terlihat bahwa nation and character building besar perannya untuk menghadirkan manusia-manusia tangguh, kreatif, inovatif, dan adaptif, yang tetap kuat jiwa Keindonesiannya. Saya percaya bahwa generasi milenial dan generasi Z Indonesia adalah generasi hebat," tutup Puan.

 

8 dari 9 halaman

Presiden Jokowi

Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April.

Hal itu disampaikan Jokowi melalui sebuah foto yang diunggah di akun instagramnya @jokowi, Rabu (21/4/2021).

"Selamat Hari Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang," ucap Jokowi dalam foto R.A Kartini yang diunggahnya.

Dia juga mengutip salah satu kalimat motivasi Raden Adjeng (R.A) Kartini. Adapun R.A Kartini merupakan Pahlawan Nasional Indonesia yang dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita.

"Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam," tulis Jokowi mengutip kalimat R.A Kartini.

9 dari 9 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: