Liputan6.com, Depok - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok menutup sementara pelayanan tatap muka terhitung mulai tanggal 18 hingga 20 Januari 2021. Kebijakan tersebut diambil setelah ada pegawai Dinsos Depok yang dinyatakan positif Covid-19.
Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Usman Haliyana, membenarkan kabar terkait pegawainya yang terpapar Covid-19. Penutupan pelayanan tatap muka dilakukan untuk mencegah penularan virus corona di lingkungan Dinsos Kota Depok.
"Karena ada pegawai yang terkena Covid-19, sehingga pelayanan ditutup sementara dan dialihkan dari pelayanan offline ke pelayanan online dari 18 Januari hingga 20 Januari," ujar Usman, Senin (18/1/2021).
Advertisement
Usman mengungkapkan, pegawai yang terkonfirmasi positif sebanyak empat orang, terdiri dari tiga aparatur sipil negara (ASN) dan satu non-ASN. Saat ini, keempat pegawai tersebut sudah mendapatkan penanganan medis dari tenaga kesehatan.
"ASN dan non-ASN telah menjalani perawatan di rumah sakit dan melakukan isolasi mandiri," ucap Usman.
Â
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:
Penyemprotan Disinfektan
Usman menuturkan, Dinsos Kota Depok masih menunggu hasil pegawai lain yang kontak dengan pasien positif Covid-19. Satu ASN dan dua pegawai non-ASN telah menjalani tes usap dan tinggal menunggu hasilnya.
Selain itu, Dinsos Kota Depok sedang melakukan mitigasi dan penyemprotan disinfektan. "Semoga tidak ada pegawai kami lainnya yang terkena Covid-19," tutup Usman.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481050/original/073182400_1769075263-Gubernur_Jawa_Barat_Dedi_Mulyadi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335137/original/038803100_1787912353-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3099927/original/089655000_1586686079-20200412-PSBB-Depok-9.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)