Liputan6.com, Surabaya: Kapal Motor Nusa Damai yang mengangkut 64 truk nyaris tenggelam di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjungperak, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (5/11) sore. Musibah ini mengakibatkan kapal itu batal berangkat ke Ende dan Kupang, Nusatenggara Timur.
Menurut petugas Keamanan Laut dan Pelabuhan Tanjungperak, seharusnya KM Nusa Damai berangkat ke NTT sore ini. Namun, karena posisi sandarnya miring, kapal itu batal berangkat. Melihat posisinya yang terus miring, petugas akhirnya menghentikan proses memasukkan truk ke dalam lambung kapal. Saat ini, pemilik truk masih menghitung kerugian.
Petugas menduga KM Nusa Damai keliru saat bersandar. Sebab, kapal yang memiliki panjang 120 meter dan lebar 15 meter ini tak bersandar dalam posisi sejajar dengan dermaga, sebagaimana mestinya. Kapal itu bersandar dengan membentuk segi tiga. Belakangan diketahui agen KM Nusa Damai adalah PT Putra Master Sarana.(ULF/Joko Sulistiyo Budi)
Menurut petugas Keamanan Laut dan Pelabuhan Tanjungperak, seharusnya KM Nusa Damai berangkat ke NTT sore ini. Namun, karena posisi sandarnya miring, kapal itu batal berangkat. Melihat posisinya yang terus miring, petugas akhirnya menghentikan proses memasukkan truk ke dalam lambung kapal. Saat ini, pemilik truk masih menghitung kerugian.
Petugas menduga KM Nusa Damai keliru saat bersandar. Sebab, kapal yang memiliki panjang 120 meter dan lebar 15 meter ini tak bersandar dalam posisi sejajar dengan dermaga, sebagaimana mestinya. Kapal itu bersandar dengan membentuk segi tiga. Belakangan diketahui agen KM Nusa Damai adalah PT Putra Master Sarana.(ULF/Joko Sulistiyo Budi)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297473/original/054602700_1784094013-cek_fakta_BRI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/382533/original/051102cTenggelam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)