Sukses

Risma Dikabarkan Jabat Mensos, Ini Respons Ketua DPRD Surabaya

Liputan6.com, Jakarta Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono tidak membenarkan atau tak menyalahkan soal informasi bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma akan ditunjuk sebagai Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara. Namanya memang santer terdengar soal reshuffle kabinet.

Bahkan soal pengunduran diri Risma menjadi Wali Kota Surabaya, dia juga tak mau banyak berbicara.

"Ya kita lihatlah. Saya enggak mau komentar lebih jauh. Karena itu perkembangan di Jakarta, saya enggak tahu," kata Adi kepada Liputan6.com, Selasa (22/12/2020).

Namun, saat ditegaskan apakah ada surat pengunduran diri dari Risma, dia menegaskan sejauh ini belum ada sama sekali.

"Durung. (Soal Risma di Jakarta) Aku tahunya dari sampean," kilah Adi.

Meskipun demikian, dia menuturkan Risma bisa saja mengundurkan diri menjadi Wali Kota Surabaya jika nantinya mendapatkan tugas dari Jokowi menjadi menteri.

"Secara undang-undang seseorang bisa berhenti jadi kepala daerah dengan beberapa alasan salah satunya pengunduran diri. Itu kalau undang-undang," jelas Adi.

Kendati demikian, jika memang Risma nantinya akan menjadi menteri, Adi mengaku akan menagih surat pengunduran diri Risma.

"Nanti kalau Bu Risma udah pulang dari Jakarta saya tanyakan," kata dia.

Dikonfirmasi secara terpisah Ketua DPP PDIP Sri Rahayu tak tahu apakah hari ini Risma ada di Jakarta apa tidak.

"Saya tidak tahu mas," kata dia kepada Liputan6.com.

Namun, dia tak membantah bahwa Risma bersamanya saat webinar PDIP Senin 21 Desember 2020. "Kemarin memang narasumber di webinar DPP PDI Perjuangan dalam rangka peringatan hari Ibu. Bersama saya, sebagai penyelenggara Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan," jelas Sri.

Sementara seorang sumber kepada Liputan6.com, membenarkan nama Risma yang akan ditunjuk sebagai Mensos. "Risma Mensos," singkat dia.

 

2 dari 3 halaman

Pernyataan Risma

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) hingga saat ini masih menunggu titah dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait tawaran menjawab sebagai Menteri Sosial (Sosial) menggantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus dugaan korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Risma mengungkapkan dirinya lagi-lagi tidak ingin mengincar jabatan Mensos. Akan tetapi, menurut dia, kalau Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menugaskan ia berani menjalaninya.

"Oleh karena itu, sekali lagi kenapa saya tidak berani. Siapa pun yang ngomong, kalau saya mendapat perintah Bu Mega. Bu Risma kamu jalani, aku baru jalan," ujar Risma, Rabu (16/12/2020).

Risma kembali menegaskan, dia tidak pernah meminta jabatan Mensos. Menurut dia, tanggungjawab sebagai menteri sosial berat.

"Tapi bukan aku yang minta, atau aku yang kepingin. Kalau aku yang kepingin aku takut itu tadi, karena sekian juta tergantung pada bantuan-bantuan tadi. Kalau aku salah bahaya sekali, aku harus mempertanggungjawabkan kepada Tuhan yaopo," ujar Risma.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: