Sukses

Ganjar Mendadak Datang ke Acara Kawinan Staf Kebersihan Gubernur, Tuan Rumah Lemas

Liputan6.com, Jakarta Seorang karyawan cleaning service mendapat kehormatan didatangi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Mariyem, nama sang petugas kebersihan, bahkan sampai tak mampu berkata-kata saat melihat kedatangan Ganjar.

Mariyem merupakan salah satu staff cleaning service di kantor Gubernur Jateng, Semarang. Pada Jumat (27/11), di rumahnya yang berada di Jalan Dewi Sartika, Gunungpati, Semarang, dia menggelar acara nikahan.

“Saya lemas sekali. Enggak nyangka Pak Ganjar mau datang ke ngunduh mantu saya. Padahal, saya itu bukan siapa-siapa,” kata Mariyem menceritakan kedatangan Ganjar, Sabtu (28/11).

Mariyem bercerita, dirinya menggelar acara ‘ngunduh mantu’ sekaligus tasyakuran 7 bulan kehamilan menantunya. Mariyem memang mengundang Ganjar Pranowo, tapi dia tak berharap sang Gubernur akan datang.

“Resepsi nikahnya, yang rame-rame sudah setahun yang lalu di Lampung. Saya enggak bisa datang, lha ini sudah hamil 7 bulan. Dibawa ke sini jadi acaranya ngunduh mantu sekalian 7 bulanan,” kata Mariyem.

Bukan proses yang mudah untuk Mariyem bisa menggelar acara tersebut. Pasalnya, dia harus mengantongi izin dari pemangku kebijakan setempat, mulai dari RT, RW, kelurahan, kecamatan, hingga polsek.

Namun, keinginan kuat untuk berbagi kebahagiaan membuat tekadnya bulat dan menggelar acara dengan protokol kesehatan yang ketat. Mariyem bahkan tak percaya, saat orang nomor satu di Jawa Tengah menyempatkan hadir ke acaranya.

“Bahkan maskernya harus masker sekali pakai, jadi ya kami beli kami sediakan, terus dipinjami thermogun juga. Untuk penjagaan, itu dibantu Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas. Pokoknya ketat banget dan saya masih enggak nyangka pak Ganjar datang,” ucap Mariyem.

Ganjar datang bukan tanpa alasan, dia rupanya kagum dan bangga, lantaran seorang kru kebersihan yang bekerja kurang lebih 2 tahun di lingkungannya, menerapkan protokol kesehatan ketat saat menggelar resepsi pernikahan.

“Lha kalau bikin resepsi ya seperti ini. Ketat banget protokol kesehatannya,” ucap Ganjar ketika datang dan disambut dengan protokol kesehatan ketat.

Digelar sederhana dengan tenda yang didirikan di depan rumah, tak mengurangi khidmatnya ‘Ngunduh Mantu’ dari keluarga Ibu Mariyem. Kursi yang tersedia tak lebih dari 20. Bahkan, di tiang tenda tertulis jelas agar tamu undangan menjaga jarak dan wajib mengenakan masker.

Sebelum masuk ke area resepsi, tamu undangan terlebih dulu diukur suhu tubuhnya. Selain itu juga disediakan ember besar dengan kran di bagian bawahnya serta sabun untuk para tamu mencuci tangan. Tak hanya itu, dibuatkan pula jalur untuk masuk dan keluar dari area resepsi.

“Sip banget. Yang lain harus nyontoh ini kalau mau bikin resepsi,” kata Ganjar.

 

(*)