Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatur penanganan jenazah pasien positif virus corona Covid-19. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.
Perda yang ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 12 November 2020 itu merupakan landasan hukum bagi Pemprov DKI dalam menanggulangi pandemi Covid-19 di Jakarta.
Jenazah positif Covid-19 maupun berstatus probable dilarang dibawa pulang dari rumah sakit tanpa izin dari petugas kesehatan. Bila anggota keluarga nekat membawa paksa jenazah tersebut akan dikenakan sanksi denda maksimal Rp 5 juta.
Advertisement
"Setiap orang yang dengan sengaja tanpa izin membawa jenazah yang berstatus probable atau konfirmasi yang berada di fasilitas Kesehatan, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5 juta," bunyi pasal 31 ayat 1 dalam Perda tersebut.
Lalu bila pihak keluarga tetap memaksa dan melakukan tindakan kekerasan untuk membawa pulang paksa jenazah Covid-19, maka denda administratif dapat ditingkatkan.
"Setiap orang yang melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disertai dengan ancaman dan/atau kekerasan, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 7,5 juta," bunyi pasal 31 ayat 2.
Â
Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:
Tolak Tes dan Vaksin Covid-19 Didenda Rp 5 Juta
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3211963/original/069594000_1597727596-20200818-Swab-Test-Pegawai-Kecamatan-Sawah-Besar-IMAM-3.jpg)
Sementara itu, berdasarkan Pasal 29 Perda Covid-19, masyarakat yang menolak melakukan rapid test atau swab test menggunakan metode PCR dapat dikenakan denda maksimal Rp 5 juta.
"Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction atau Tes Cepat Molekuler, dan/atau pemeriksaan penunjang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5 Juta," bunyi pasal 29.
Selain itu, untuk warga yang menolak divaksin atau diobati juga dikenakan sanksi denda administratif maksimal Rp 5 juta. Ketentuan tersebut berdasarkan Pasal 30 dalam Perda Nomor 2 tahun 2020.
"Setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi Covid-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5 juta."
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338391/original/066538400_1788327609-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-02T123903.075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490184/original/028122100_1770001928-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T100842.045.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354907/original/059583400_1790065976-cek_fakta_blt_kesra.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355036/original/052934100_1790070144-FALSE__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3162838/original/062056800_1593140573-20200625-Pemakaman-Korban-Covid-19-di-TPU-Tegal-Alur-Meningkat-iqbal-1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371647/original/089298800_1476255507-DKI_Jakarta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4550558/original/043753400_1692872973-towfiqu-barbhuiya--jthScuVWT0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3457027/original/073442900_1621150601-20210516-COVID-19-Taiwan-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)