Sukses

Top 3 News: Mencuatnya Nama Ganjar Pranowo dalam Bursa Capres 2024

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini, mencuatnya nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam bursa calon presiden atau capres 2024.

Nama Ganjar Pranowo ini mencuat dari hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia. Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari pun angkat bicara.

Menurut Eva, Ganjar sedang fokus bekerja sebagai Gubernur Jawa Tengah. Jangan sampai bursa capres 2024 malah jadi menimbulkan efek negatif yang akhirnya menyulitkannya dalam mengayomi masyarakat.

Sementara itu, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan megakorupsi proyek e-KTP.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan, tim penyidik memeriksa Kadubdit Wil II Direktorat Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil (BAKPS) Ditjen Dukcapil Kemendagri Lydia Ismu Martyati Anny Miryanti dan PNS Ditjen Dukcapil Handoyo Subagyo.

Lalu, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK sudah tiba di Arab Saudi. Ia bersama mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Syafruddin mendapatkan kesempatan umrah di tengah pandemi Covid-19.

JK beserta rombongan mendapat izin dari Sekjen Liga Dunia Islam, Muhammad Abdul Karim Al Issa, saat mendarat di Bandara King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi, Minggu, 25 Oktober 2020.

Dalam keterangan pers dijelaskan, sebelum menuju Masjidil Haram di Makkah Al Mukkaramah, JK melakukan miqat dan niat umrah di Jeddah.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Senin, 26 Oktober 2020:

2 dari 5 halaman

Ganjar Pranowo Masuk Bursa Capres Teratas, PDIP: Dia Jangan Diganggu

Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menanggapi hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia tetkait Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menempati posisi teratas dalam bursa calon presiden 2024.

"Saya melihat Ganjar memang doing ok, gairahnya juga bagus, di sosmed juga, tapi menurut saya, kalau ini mau dikapitalisasi oleh media, ya kasihan Ganjar. Jangan diganggu dong Ganjar," tutur Eva dalam diskusi virtual, Minggu, 25 Oktober 2020.

Menurut Eva, Ganjar sedang fokus bekerja sebagai Gubernur Jawa Tengah. Jangan sampai bursa capres 2024 malah jadi menimbulkan efek negatif yang akhirnya menyulitkannya dalam mengayomi masyarakat.

"Dia sedang fokus, kinerja bagus, berprestasi, dia nggak orientasikan ke Pilpres. Dia bekerja sebaik mungkin, sebanyak mungkin untuk mengatasi permasalahan sekarang," jelas dia.

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

KPK Kembali Dalami Kasus Megakorupsi e-KTP

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendalami kasus dugaan megakorupsi proyek e-KTP. Untuk mendalami hal tersebut, tim penyidik memeriksa Kadubdit Wil II Direktorat Bina Aparatur Kependudukan dan Pencatatan Sipil (BAKPS) Ditjen Dukcapil Kemendagri Lydia Ismu Martyati Anny Miryanti, dan PNS Ditjen Dukcapil Handoyo Subagyo.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan keduanya akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI (PNRI) sekaligus ketua Konsorsium PNRI Isnu Edhi Wijaya.

"Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ISE (Isnu Edhi Wijaya)," kata Ali saat dikonfirmasi, Senin, 26 Oktober 2020.

Terakhir kali KPK menetapkan empat tersangka kasus korupsi proyek e-KTP pada 13 Agustus 2019. 

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

Tiba di Mekah, Jusuf Kalla dan Rombongan Laksanakan Ibadah Umrah

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla bersama mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Syafruddin mendapat kesempatan melaksanakan ibadah umrah di tengah pandemi Covid-19. JK beserta rombongan mendapat izin dari Sekjen Liga Dunia Islam, Muhammad Abdul Karim Al Issa, saat mendarat di Bandara King Abdul Azis Jeddah, Arab Saudi, Minggu, 25 Oktober 2020.

Dalam keterangan pers dijelaskan, sebelum menuju Masjidil Haram di Makkah Al Mukkaramah, JK melakukan miqat dan niat umrah di Jeddah. Sesampainya di pelataran Masjidil Haram, JK memperlihatkan barcode yang ada di dalam gadget setiap anggota rombongan ketika selesai mengisi aplikasi "Tawakkhalna".

Dalam aplikasi tersebut setiap jamaah yang akan melaksanakan ibadah umrah wajib melampirkan hasil tes swab PCR 48 jam. Hal tersebut adalah salah satu syarat untuk melaksanakan umrah.

Seperti biasanya, jamaah yang melaksanakan ibadah umrah melakukan tawaf dengan mengitari Ka’bah sebanyak 7 putaran dilanjutkan Sai’ dari Bukit Safa hingga Bukit Marwa sebanyak 7 kali.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: