Sukses

Nadiem: Universitas Terbuka Harus Jadi Contoh Pembelajaran Jarak Jauh

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyatakan, pandemi Covid-19 berkontribusi untuk mengakselerasi penggunaan teknologi pendidikan, yang dengan pembelajaran jarak jauh.

Selama ini perguruan tinggi yang sudah terbiasa dengan memanfaat teknologi pembelajaran jarak jauh adalah Universitas Terbuka (UT). Nadiem berharap agar jejak UT dalam memanfaat teknologi pembelajaran dapat dijadikan patron pada perguruan tinggi lain.

"UT sebagai PT yang menyelenggarakan PJJ (pembelajaran jarak jauh) bisa menjadi contoh dan bersinergi dengan PT tradisional untuk mengakselerasi penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran," kata Nadiem di acara Dies Natalis UT yang disiarkan daring, Jumat (4/9/2020).

Nadiem mengharapkan, UT bisa menularkan semangat pemanfaatan teknologi ini ke kampus lain. Pasalnya, hadirnya teknologi digital dalam dunia pendidikan merupakan suatu hal yang sulit dihindarkan.

"Kehadiran teknologi dalam pendidikan merupakan suatu hal yang harus kita ikuti," ucap Nadiem.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 2 halaman

UT Siber

Nadiem menambahkan, rencana pembangunan Universitas Terbuka Siber (UTS) harus segera dilaksanakan. Ia berharap UTS dapat menyebarkan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

"Berbekal pengalaman pajang UT dalam menyelenggarakan PJJ dan telah tersedianya 39 unit program belajar jarak jauh di 34 provinsi UT dapat menjadi platform bagi PTN dan PTS lain untuk menawarkan program PJJ," pungkasnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.