Sukses

Pegawai Puskesmas di Bogor yang Positif Covid-19 Bertambah 3 Jadi 30 Orang

Liputan6.com, Jakarta - Pegawai puskesmas di Bogor, Jawa Barat yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona yang mengakibatkan Covid-19 bertambah tiga menjadi 30 orang.

"Ketiga orang tersebut adalah pegawai Puskesmas Pulo Armin Kecamatan Bogor Timur," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, di Kota Bogor, seperti dilansir dari Antara, Kamis (13/8/2020).

Menurut dia, penemuan tiga pegawai puskesmas yang terkonfirmasi positif corona merupakan lanjutan dari kegiatan pencarian kasus Covid-19 di Kota Bogor.

Dia mengatakan, dengan ditemukannya tiga kasus positif Covid-19 di Puskesmas Polu Armin itu, jumlah puskesmas yang pegawainya terjangkit Covid-19 di Kota Bogor bertambah satu menjadi sembilan puskesmas.

Sedangkan, berdasarkan domisili, ketiga pegawai Puskesmas Pulo Armin itu adalah warga Kota Bogor, sehingga dari 30 pegawai puskesmas yang terkonfirmasi positif, 19 orang di antaranya adalah warga Kota Bogor dan 11 orang lainnya warga luar Kota Bogor.

Doa menuturkan, Puskesmas Pulo Armin ditutup sebagian pelayanannya untuk sementara. Pelayanan yang tutup yakni pelayanan persalinan serta klinik ibu dan anak (KIA).

Sedangkan pegawai yang lain, menjadi kontak erat akan dilakukan tes cepat dan tes usap terkait Covid-19.

 

2 dari 3 halaman

Tracing Sejak Juli 2020

Retno menjelaskan kegiatan pencarian kasus pada pelayanan kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan sejak Juli hingga Rabu ini, telah melakukan penapisan terhadap 798 orang dari 974 orang pegawai di 25 puskesmas dan satu Labkesda di Kota Bogor.

"Dari 798 orang yang diskrining, telah dilakukan tes cepat dan tes usap sebanyak 972 kali. Artinya, ada orang yang menjalani tes lebih dari satu kali," kata Retno.

Hasil dari tes tersebut, lanjut dia, sampai Rabu ini ditemukan 30 orang pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: