Sukses

Pandemi Covid-19, Kapolri Minta Anggota Bersiap Kawal Pemulihan Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Idham Azis membuka Musrenbang Polri tahun 2020 di Pusdalsis Mabes Polri. Dalam acara itu, dia meminta seluruh jajaran agar bersiap mengawal dan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) untuk pemulihan ekonomi dan reformasi sosial.

"Terima kasih kepada seluruh personel Polri atas kinerja, dedikasi, dan loyalitas sehingga hasil nilai kinerja Polri tahun 2019 mendapat penilaian yang terbaik," tutur Idham dalam keterangannya, Rabu (3/6/2020).

Menurut Kapolri, Kementerian Keuangan menempatkan Polri di peringkat pertama dari seluruh Kementerian/Lembaga dalam kategori penyerapan pagu anggaran besar dengan penyerapanya sebesar 98,28 persen.

Kemudian penilaian dari Kemenpan RB sebesar 75,95 persen untuk kategori dalam bidang pelayanan prima untuk satuan kerja dan Polres, yakni Polrestabes Surabaya, Polresta Sidoarjo, Polres Banyuwangi, Polres Malang, Polres Tuban, dan Polres Cirebon.

"Mari kita pertahankan pencapaian prestasi tersebut, karena kita tidak harus baik di operasional saja, tetapi masalah penggunaan anggaran harus betul-betul kita pertanggung jawabkan dan kita gunakan sesuai dengan peruntukannya. Penggunaan dipa harus digunakan sebesar-besarnya untuk organisasi. Apabila tidak bisa diserap hanya ada satu kata, dikembalikan ke negara," jelas dia.

Dalam acara tersebut, turut dibahas terkait rencana anggaran pemindahan beberapa satuan kerja Polri ke Ibu Kota baru. Kapolri pun mengingatkan sejumlah hal, yaitu agar para Kasatker Mabes Polri dan Kapolda jajaran segera menyusun perencanaan dan kebutuhan pada masing-masing satkernya.

 

 

 

2 dari 3 halaman

Antisipasi beberapa agenda nasional

Kemudian, para Kasatwil wajib serius dalam memberikan masukan yang aplikatif dan bermanfaat untuk perencanaan dan kebutuhan anggaran satwil hingga ke jajaran Polres dan Polsek.

Jajaran juga harus berpegang pada ketentuan tentang anggaran berbasis kinerja, sehingga memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

"Antisipasi beberapa agenda nasional yang direncanakan pelaksanaannya di tahun 2020, namun diundur ke tahun 2021. Seperti PON di Papua dan Rangkaian Pilkada Serentak yang rencana akan digelar 9 Desember 2020," Idham menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: