Sukses

100 Penumpang Dilarang Naik Pesawat di Bandara Soetta

 

Liputan6.com, Jakarta - Lebih dari seratus calon penumpang domestik ditolak oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

"Sudah lebih dari 100 calon penumpang yang keberangkatannya ditolak. Sejak di Checkpoint I pemeriksaan ketat dan memang ada calon penumpang pesawat masih tidak membawa dokumen perjalanan lengkap," ungkap Kepala KKP Bandara Soetta Anas Maaruf, Rabu (20/5/2020).

Misalnya saja, surat-surat keterangan yang dibawa calon penumpang pesawat tidak valid, surat tugasnya pun demikian atau bahkan ada calon penumpang yang tidak bisa menunjukan surat tugas.

Paling banyak calon penumpang hanya membawa surat keterangan sehat dan tidak membawa surat bebas dari covid-19. Baik itu hasil rapid test atau PCR.

Selain itu, terdapat ratusan orang juga yang ditolak berangkat karena langsung datang ke Bandara Soekarno-Hatta tanpa memiliki tiket penerbangan dan tidak membawa satu pun dokumen yang dipersyaratkan.

 

2 dari 2 halaman

625 Penerbangan

Dirut PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengungkapkan, periode 15 sampai 18 Mei 2020, jumlah penerbangan di Soekarno-Hatta tercatat 625 penerbangan, terdiri dari jadwal rute internasional dan domestik, kargo, repatriasi WNI dan penerbangan khusus tidak berjadwal.

Antara lain pada 15 Mei sebanyak 173 penerbangan, 16 Mei terdapat 161 penerbangan, 17 Mei ada 161 penerbangan, dan 18 Mei 2020 terdapat 130 penerbangan.

"Melalui prosedur baru, proses keberangkatan rute domestik berjalan lancar dan mengedepankan physical distancing. Pengawasan tetap dilakukan secara ketat,” jelas Awaluddin.

PT Angkasa Pura II mengimbau agar setiap calon penumpang yang memproses keberangkatan selalu mengedepankan kedisiplinan ketika menjalani proses di 4 checkpoint. Penumpang juga diminta mempersiapkan berbagai dokumen yang dipersyaratkan sebelum ke bandara.