Mahasiswa Mendesak Penetapan Pejabat Gubernur Maluku

Mendagri Hari Sabarno didesak mahasiswa Maluku menetapkan pejabat gubernur untuk mengisi kekosongan kursi gubernur Maluku. Mereka menyarankan agar orang yang ditunjuk memahami kondisi Maluku.

Diterbitkan 04 Oktober 2002, 07:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Ambon: Sejumlah elemen mahasiswa di Maluku mendesak Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno segera menetapkan pejabat sementara untuk mengisi kekosongan kursi gubernur Maluku. Ini mengingat akhir masa jabatan Gubernur Maluku Saleh Latuconsina semakin dekat. Apalagi, Mendagri telah memutuskan menunda pemilihan gubernur Maluku yang sebelumnya dijadwalkan akhir Oktober 2002.

Para mahasiswa yang di antaranya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah setempat menyarankan pejabat gubernur adalah orang yang memahami persoalan dan kondisi di Maluku. Alasan mereka, kondisi Maluku yang saat ini masih rentan konflik, membutuhkan sosok seperti itu.

Para pengunjuk rasa juga mengimbau DPRD dan elemen masyarakat Maluku menerima realita politik yang terjadi saat ini. Namun demikian, mereka mengingatkan pemerintah agar tak mengebiri hak otonom politik masyarakat Maluku, seperti yang telah tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah.(AWD/Sahlan Heluth)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6