Sukses

Top 3 News: Anies Sebut Banjir Jakarta Bisa Diatasi Setingkat Lurah

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bahwa banjir yang menggenangi Ibu Kota bisa diatasi perangkat kerja setingkat lurah. 

Selain kemampuan perangkat kerja dianggap cukup tanggap dalam penanggulangan banjir, Anies juga menilai, jangkauan administrasi Jakarta tidak luas. Hal ini menjadi keuntungan terkait pengiriman logistik. 

Berita lainnya yang tak kalah menuai sorotan pembaca Liputan6.com adalah dampak yang ditimbulkan dari banjir di Ibu Kota dan sekitarnya. Cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir di beberapa wilayah menimbulkan banyak kerusakan serta korban jiwa.

Misalnya belasan hingga puluhan mobil taksi di lokasi pool Blue Bird Kramat Jati ikut terendam. Tak sedikit pula mobil pribadi dan roda dua yang ikut terbawa arus bersama derasnya banjir yang datang.

Banjir pun melumpuhkan tempat perbelanjaan, satu di antaranya Mal Cipinang Indah, Jakarta Timur. Saat Kali Pesanggrahan meluap, TPU Tanah Kusir pun tak luput ikut terendam. 

Lantas, seperti apa solusi dari pemerintah untuk mengatasi banjir Jakarta kali ini?

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Sabtu, 4 Januari 2020: 

2 dari 5 halaman

1. Anies: Penanganan Banjir Jakarta Bisa Diatasi Setingkat Lurah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi-lokasi terdampak banjir di hari ketiga, sejak Rabu 1 Januari. Dari peninjauannya itu, ia menilai, penanganan banjir mampu ditangani perangkat kerja di tingkat kelurahan.

Anies mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak harus dibentuk ke tingkatan lebih kecil lagi di Kota. Sebab menurutnya, sejatinya Jakarta hanyalah kota.

"Sebenarnya kalau di Jakarta ini pengendaliannya tingkat lurah. Ini kan kota sebetulnya, cuma dikasih nama provinsi," kata Anies, Jumat (3/1/2020).

 

 

Selengkapnya...

3 dari 5 halaman

2. Potret Dahsyatnya Banjir Jakarta, Jabar, dan Banten

Banjir di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat perlahan surut. Banjir di sejumlah wilayah ini diakibatkan tingginya curah hujan sejak malam tahun baru 31 Desember 2019.

Saat banjir menerjang, kerugian cukup dirasakan. Misalnya saja belasan hingga puluhan mobil taksi di lokasi pool Blue Bird Kramat Jati, belakang Pasar Hek, Jalan Pondok Gede, Jakarta Timur, terendam banjir.

Puluhan mobil taksi Blue Bird itu terendam banjir pada Rabu, 1 Januari 2020. Bukan hanya mobil taksi berjenis sedan itu yang terendam, ada pula mobil pribadi dan sepeda motor.

 

Selengkapnya...

4 dari 5 halaman

3. HEADLINE: Kisruh Penanggulangan Banjir Ibu Kota, Bagaimana Solusinya?

Suka cita dan pesta malam pergantian tahun berubah petaka pada 1 Januari 2020 pagi. Sebagian wilayah Jakarta terendam banjir. Sejumlah sungai yang melintas di permukiman penduduk meluap.

Beberapa ruas jalan Jakarta tergenang. Sebagian jalan lumpuh, tak bisa dilalui. Banjir tak hanya menerjang Ibu Kota, sejumlah daerah penyangga seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang juga terdampak.

Di Tangerang dan  Bekasi misalnya, mobil hanyut terbawa derasnya arus banjir. Ratusan ribu warga terpaksa mengungsi, rumah mereka terendam banjir.

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga menyebut bahwa banjir pada 1 Januari 2020 disebabkan curah hujan yang tinggi. Selain itu, air kiriman dari Bogor juga memperparah banjir di Jakarta.

Menurut Nirwono, Pemprov DKI Jakarta belum maksimal dalam menjalankan program pencegahan banjir. Ia melihat, revitalisasi danau, waduk, situ, dan embung berjalan lambat.

 

Selengkapnya...

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: