Keluarga Tuntut Pengelola PAUD atas Tewasnya Balita hingga Ditemukan Tanpa Kepala

Terkait dengan temuan balita tanpa kepala, keluarga akan tuntut pertanggungjawaban PAUD tempat korban dititipkan sebelum ditemukan tewas 16 hari kemudian.

Diterbitkan 10 Desember 2019, 12:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Fokus, Samarinda - Sehari setelah penemuan jenazah anak balita tanpa kepala dan tangan di Samarinda, Kalimantan Timur, tim gabungan mencari sisa potongan tubuh korban.

Pihak keluarga akan menuntut pihak PAUD atas kelalaiannya sehingga menyebabkan korban tewas.  

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Selasa (10/12/2019), penyisiran dimulai dari lokasi PAUD di Jalan Abdul Wahab Syahranie,Samarinda, hingga lokasi korban ditemukan.

Penyisiran untuk memastikan parit tempat korban ditemukan masih satu aliran dengan parit di sekitar taman PAUD.

Sementara itu, pihak keluarga anak balita, Senin malam kemarin menggelar tahlilan di rumah. Mereka berharap sebagian anggota tubuh korban mulai kepala, lengan tangan, dan kakinya bisa ditemukan.  

Pihak keluarga juga akan menuntut pertanggungjawaban yayasan pengelola PAUD tempat korban dititipkan sebelum ditemukan tewas 16 hari kemudian.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6