Sukses

Sampaikan Salam Perpisahan, JK Beri Selamat ke Menteri yang Lanjut

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan segera purna tugas. Posisinya pada 20 Oktober mendatang akan digantikan oleh Wapres terpilih Ma'ruf Amin.

Presiden Jokowi yang tetap melanjutkan pemerintahannya bersama Ma'ruf Amin pun mengadakan acara silaturahim bersama JK dan para menteri kabinet kerja. Dalam acara ini, Wapres JK menyampaikan selamat kepada para menteri yang lanjut ke periode kedua.

"Bagi teman-teman yang akan mengemban tugas bersama Bapak Presiden lagi, saya sampaikan selamat bekerja semoga semuanya sukses. Kita doakan," kata JK di Istana Negara Jakarta, Jumat (18/10/2019).

Sementara bagi para menteri yang tak lanjut, JK berpesan agar tetap mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Terkahir, Kalla mengucapkan terima kasih kepada seluruh menteri yang selama ini membantunya.

"Teman-teman yang ikut sama saya artinya istirahat, kita lanjutkan mendukung beri pandangan dan juga harapan kepada presiden. Sejali lagi terima kasih dan maaf bila ada kesalahan-kesalahan atau kekeliruan ," ucapnya.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 2 halaman

Wajah Baru Kabinet

Seperti diketahui, Jokowi-Ma'ruf Amin akan dilantik sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024 di Gedung MPR pasa 20 Oktober mendatang. Ketua MPR Bambang Soesatyo menyebut acara pelantikan dilakukan pukul 14.30 WIB.

Jokowi menyebut kabinet periode kedua pemerintahannya akan banyak diisi oleh wajah baru. Namun, dia mengaku tetap akan mempertahankan sejumlah menteri kabinet kerja periode 2014-2019.

"Ya adalah (yang dipertahankan), yang lama ada. Yang baru banyak," kata Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu enggan mengungkapkan siapa saja nama baru yang masuk ke kabinet periode kedua. Begitupun saat ditanya soal siapa saja menteri yang akan dipertahankan.

"Belum dihitung persentasenya," ucapnya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Ketika Jokowi Ingin Pangkas Eselon Tapi Tambah Jabatan Lain di Kabinet
Artikel Selanjutnya
Umat Muslim Jakarta akan Segera Memiliki Masjid Apung, Rumah Ibadah Megah nan Unik