Sukses

Banyuwangi 'Menari' di Pameran Wisata Terbesar di Malaysia

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pariwisata memfasilitasi Banyuwangi untuk tampil dalam pameran pariwisata terbesar di Malaysia, MATTA Fair. Sejumlah budaya ditampilkan. Salah satu yang berhasi memukau wisatawan dan pelaku wisata mancanegara yang hadir adalah Tari Gandrung. 

Pertunjukkan Gandrung digelar di Hall 1M Putra World Trade Center, Kuala Lumpur. Lokasinya strategis karena berdekatan dengan booth papan atas Asia, seperti Taiwan, Korea, Jepang, Thailand serta Tiongkok.

Saat tampil, Gandrung Banyuwangi langsung banjir pujian. Datuk Musa Yusof, Director General of Tourism Malaysia dan Datuk Tan Kok Liang, President of MATTA memberi emoji tiga jempol untuk tarian khas daerah berjuluk Sunrise of Java itu.

"Show yang sangat berkelas. Salut untuk Banyuwangi," ucap Datuk Musa Yusof.

"Bagus. Sangat bagus. Saya kira traveler Malaysia harus datang ke Banyuwangi untuk melihat dari dekat Tari Gandrung," timpal Datuk Tan Kok Liang usai menyaksikan penampilan Gandrung.

Di MATTA Fair 2019, penampilan Gandrung Banyuwangi memang sangat berkelas. Suguhannya tak kalah dengan penampilan sebelumnya di Remarkable Indonesia Fair yang dihadiri oleh 2.000 pengusaha dan masyarakat Chicago, Kentucky, Illinois, dan Minnesota, Amerika Serikat (AS).

Sekitar 15 menit semua pengunjung dari berbagai negara terpukau dengan musik pengiring dan rancaknya Tari Gandrung. Sebagian ada yang sibuk foto. Sebagian lagi terlihat asyik merekam penampilan Gandrung.

Selain menampilkan Gandrungnya, Banyuwangi diberi kesempatan berpameran di sana menawarkan destinasinya selama Matta Fair berlangsung.

Dikatakan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas penampilan Tari Gandrung di Malaysia adalah kehormatan dan kebanggaan bagi Banyuwangi. Bagi Anas, ini adalah apresiasi yang tinggi dari pemerintah pusat dan dunia terhadap seni budaya Banyuwangi.

"Lewat branding Banyuwangi di luar negeri seperti ini, kami berharap bisa mendatangkan turis Malaysia ke Banyuwangi. Apalagi kini ada penerbangan langsung Kuala Lumpur-Banyuwangi (pulang-pergi)," ujar Anas.

 Menteri Pariwisata Arief Yahya pun turut senang dengan penampilan Gandrung di Matta Fair. Menpar mengatakan bahwa pihaknya akan terus memberikan suport kepada daerah yang mendorong pariwisatanya terus berkembang.

"Kemenpar akan mendukung daerah yang concern penuh untuk mengembangkan wisata daerahnya, termasuk Banyuwangi. Salah satunya, dengan mempromosikan potensi wisatanya di mancanegara," kata Menpar.

Sebelumnya, Kemenpar telah memasarkan Banyuwangi di sejumlah event dunia dengan mem-branding bus di kota tersebut. Mulai di London, di Amerika Serikat, di Rusia saat perhelatan Piala Dunia 2018, dan pameran wisata terbesar dunia di ITB Berlin, Jerman.

"Ini saya sebut menjemput momentum. Timing pas, saat pelaku industri pariwisata, buyers, investor sedang berkumpul di Malaysia. Lewat branding Wonderful Indonesia, kita promosikan beragam pesona Indonesia untuk menggaet turis Malaysia dan Asia ke Indonesia," pungkas Menpar Arief Yahya. 

 

 

(*)

Loading
Artikel Selanjutnya
Destinasi Keren Banyuwangi Ini Goda Pasar MATTA 2019
Artikel Selanjutnya
Lanjutan Kasus Pencukuran Rambut Puluhan Murid SD di Banyuwangi