Sukses

Bom Palsu di Rumah Agus Rahardjo, KPK: Apapun Bentuknya, Itu Teror

Liputan6.com, Jakarta - Mabes Polri memastikan benda yang ditemukan di pagar kediaman Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo merupakan bom palsu.

Meski demikian, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, apa pun bentuknya, keberadaan benda itu merupakan bentuk teror terhadap pimpinan lembaga antirasuah.

"Bukan soal apakah itu (palsu atau tidak), tetapi yang kita pahami ini upaya untuk mengganggu atau meneror pimpinan KPK," ujar Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019).

Mabes Polri berjanji akan tetap mencari pelaku yang menaruh bom palsu tersebut di kediaman Agus Rahardjo di Kawasan Graha Indah, Jatiasih, Bekasi.

Menurut Febri, setidaknya jika pelaku ditemukan, kepolisian bisa mengetahui maksud di balik itu.

"Itu yang perlu diungkap, pelakunya siapa, tujuannya apa melakukan peristiwa yang kemarin dan kepentingan siapa sesungguhnya di balik ini semua, tentu kami harap bisa ditemukan oleh Polri," kata Febri.

2 dari 2 halaman

Perintah Jokowi

Dengan diungkapnya kasus ini, Febri berharap tidak ada spekulasi lain. Seperti adanya beberapa pihak yang menyebut teror di kediaman pimpinan KPK sebagai pengalihan isu hoaks surat suara.

"Presiden juga sudah memerintahkan Kapolri untuk menemukan pelaku ini, saya kira itu positif sehingga kita tunggu dalam waktu dekat bagaimana perkembangan penanganannya,” ucap Febri. 

Semoga pelaku tersebut bisa ditemukan, sehingga pembicaraan-pembicaraan terkait dengan hal ini  didasarkan oleh fakta-fakta yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum," Febri menandaskan.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

 

Sumba Diguncang Gempa Magnitudo 6,7

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
HEADLINE: Bom Palsu di Rumah Pimpinan KPK, Teror atau Terkait Politik?
Artikel Selanjutnya
Antazari Azhar: Saya Tak Ragu, Jokowi Paham Bagaimana Berantas Korupsi