Sukses

Klaim Paling Setia, PKS Yakin Jadi Pilihan Prabowo untuk Cawapres

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera yakin Prabowo Subianto bakal lebih melirik salah satu dari sembilan kader PKS untuk menjadi pendamping di Pilpres 2019. Dia berdalih hubungan dengan Gerindra terjalin dengan erat sejak Pemilu 2014.

"PKS tetap yakin pak Prabowo akan memilih (9 nama kader PKS). Karena komunikasi internalnya, hubungan kita sangat baik," ujar Mardani di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Dia mengatakan hubungan PKS dan Gerindra berbeda dengan PAN maupun Demokrat yang kabarnya akan bergabung dalam barisan pendukung Prabowo.

PAN yang pernah bersama di Koalisi Merah Putih (KMP) pada Pilpres 2019, membelot mendukung koalisi pemerintahan. Sedangkan, Demokrat baru menjajaki dengan koalisi belakangan ini.

"PKS sama Gerindra itu bukan dari sekarang. Demokrat mungkin baru mau gabung, kalau PAN, tadinya bareng, tapi ternyata di KMP (koalisi merah putih) malah pergi. Justru cuma PKS sendirian," kata dia.

Mardani mengklaim jika suara dukungan yang didapatkan oleh Prabowo pada 2014, berasal dari kantong suara PKS.

Dia yakin alasan-alasan tersebut menjadi pertimbangan Prabowo untuk menunjuk pendamping. "Justru di Pilpres 2014 suara terusan pak Prabowo itu di basis kantongnya PKS. Jadi Pak prabowo memikirkan itu semua," kata dia

2 dari 2 halaman

PKS Tetap Solid

Mardani menuturkan partai-partai yang akan berkoalisi harus duduk bersama dahulu untuk membahas Cawapres.

Selain sembilan nama PKS, ada nama Ketum PAN Zulkifli Hasan, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dia berkata PKS bakal tetap solid dengan Gerindra meski sembilan nama capres itu tak dilirik. "Kami masih tetap yakin. PKS bersama Gerindra dan Prabowo akan memilih satu dari sembilan nama. Saya yakin itu," ucap dia.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

 

Artikel Selanjutnya
Tak Abstain, Ini Syarat Dukungan Demokrat Bagi Capres di 2019
Artikel Selanjutnya
Kunjungi Markas Partai Gerindra, Bawaslu Hanya Disambut Anak Buah Prabowo