Petugas Merazia Pelacur "Muka Baru" di Dolly

Tim gabungan merazia lokalisasi pelacuran Dolly. Dalam razia ini, petugas memergoki sejumlah perempuan pendatang baru yang sudah mulai beroperasi di lokalisasi terbesar di Kota Surabaya itu.

Diterbitkan 07 September 2011, 22:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Satpol PP Surabaya razia Dolly, sasar pelacur pendatang baru.
  • Tiga PSK baru dari Malang ditemukan, diminta dipulangkan.
  • Razia ini berhasil menekan jumlah pelacur di lokalisasi Dolly.

Liputan6.com, Surabaya: Tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja dan petugas Muspika Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini, menggelar operasi yustisi dan razia di kawasan Dolly yang dikenal sebagai tempat prostitusi terbesar di kota tersebut. Operasi ini digelar dengan sasaran para pelacur yang belum terdaftar sebagai penghuni wisma alias para pendatang baru. langkah ini dilakukan untuk menekan jumlah pelacur. Dalam operasi yustisi ini, petugas memergoki tiga pekerja seks komersial yang mengaku baru tiba dari Kota Malang, Jatim. Para pengelola wisma, tempat tiga pelacur pendatang baru bekerja, diminta petugas untuk segera memulangkan ketiga perempuan ini ke tempat asalnya. Adapun sejak razia digencarkan, jumlah pelacur yang beroperasi di lokalisasi Dolly, terus menurun dari tahun ke tahun.(ANS)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6