Ketua MPR Harap Media Utama Tak Kalah Gereget dari Medsos

Sebab ini akan berimbas pada maraknya informasi tak valid atau hoax lantaran tidak berlandaskan standar pemberitaan.

Diterbitkan 30 Desember 2017, 02:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Beragam kabar yang bersileweran di media sosial membuat banyak orang mempercayainya. Bahkan tak sedikit di antara mereka yang menjadikan media sosial sebagai rujukan dalam memperoleh informasi.

Namun begitu, Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta media utama tidak boleh kalah gereget dari sosial media. Sebab ini akan berimbas pada maraknya informasi tak valid atau hoax lantaran tidak berlandaskan standar pemberitaan.

"Kalau berita di media mainstream tidak masuk dan sampai ke masyarakat, tidak memberikan edukasi ke mereka, yang laku nanti ini (sosial media)," ucap Zulkifli Hasan, dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2017 Zulhasan Bersama Wartawan, di Pulau Dua Resto, Senayan, Jakarta, Jumat (29/12/2017).

Terlebih menurut Ketua MPR ini, tahun depan sudah memasuki tahun politik. Pada momen itu, pemberitaan-pemberitaan yang tidak jelas sumbernya akan kembali marak. Karena itu, media utama dapat menyejukkan suasana sekaligus sebagai wadah pendidikan politik bagi masyarakat.

"Sehingga Pemilu nanti dapat berjalan dengan benar tanpa isu seperti SARA," ucap Zulkifli.

 

Berantas Hoax

Menurut Zulkifli, pemerintah sudah mencoba menghalau pemberitaan yang tidak benar. Namun berita itu tersebar lebih dulu. Dia pun meminta semua pihak untuk membantu MPR untuk kembali memperkuat nilai-nilai kebangsaan agar tidak kalah dengan pemberitaan hoax.

"Pemerintah ada menangani ini, tapi kalah cepat dengan yang hoax. Karena itu, tolong bantu MPR ya untuk meluruskan kembali janji-janji kebangsaan," pinta dia.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6