Dirjen PAS: Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Abu Bakar Baasyir

Baasyir dipindah bersama narapidana terorisme lainnya, Muhammad Natsiruddin alias Cecep alias Tegar.

Diterbitkan 16 April 2016, 23:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) I Wayan Dusak mengatakan tak ada perlakuan istimewa terhadap terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Baasyir di 'rumah barunya' Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Jawa Barat.

"Tidak ada perlakuan khusus. Sama saja dengan narapidana lain," ujar Wayan kepada Liputan6.com, Sabtu (16/4/2016).

Wayan mengatakan, ada sejumlah alasan pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu dipindah dari Lapas Pasir Putih, Nusakambangan ke Lapas Gunung Sindur. ‎Menurut dia, selain sudah lanjut usia, Baasyir mengeluhkan banyaknya nyamuk di Lapas Pasir Putih yang membuatnya tak nyaman. Di samping juga karena alasan kesehatan.

Baca Juga

  • Ini Alasan Pemindahan Abu Bakar Baasyir ke Lapas Gunung Sindur
  • Pindah ke LP Gunung Sindur, Abu Bakar Baasyir Dikawal Ketat
  • Dikabarkan Meninggal Dunia, Abu Bakar Baasyir Sehat Walafiat


"Karena alasannya di Nusakambangan banyak nyamuklah. Kemudian pengecekan kesehatannya jadi lebih dekat dan mudah karena ada rumah sakitnya," ucap Wayan.

Baasyir dipindah bersama narapidana terorisme lainnya, Muhammad Natsiruddin alias Cecep alias Tegar. Dia yang selama ini menjaga dan merawat Baasyir selama di Lapas Pasir Putih.

Sehingga, untuk melanjutkan perawatan Baasyir, Tegar turut dipindah ke Lapas Gunung Sindur.

"Dia (di sel) gabung sama napi lainnya yang ikut dipindahkan.‎ Karena dia kan sudah sepuh, ada napi teroris yang selalu jaga dan merawat dia juga pindah (ke sindur)," kata Wayan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6