VIDEO: Penculik Bocah di Depok Akui Butuh Biaya Nikah

Ia mengaku membutuhkan uang untuk biaya pernikahannya 5 Maret nanti.

Diterbitkan 11 Februari 2016, 19:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Depok - Setelah sempat beberapa hari mendekam di sel tahanan Mapolres Depok, tersangka Januar Arifin alias Begeng, mendapat kunjungan pengamat sosial dari Universitas Indonesia. Selain membantu memberi masukan kepada penyidik, pengamat sosial Devi Rahmawati juga mengorek latar belakang tersangka.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (11/2/2016), persamaan kondisi sosial tersangka dan korban yaitu kurang mendapat perhatian orangtua, menjadi modal tersangka Januar untuk menjerat korbannya. Sementara kepada kuasa hukumnya, tersangka yang bergelar sarjana ekonomi mengakui perbuatannya menculik dan merenggut nyawa bocah malang itu.

Baca Juga

  • Debt Collector Tewas Setelah Diculik Pria Berpistol
  • Mendagri: Orangtua Tak Buatkan Anak KTP, Akan Rugi Sendiri
  • Ahok: Nanti Kita Kirim Tank ke Kalijodo

Ide jahat meminta tebusan itu tiba-tiba muncul, karena tersangka kekurangan biaya pernikahan. Ia berencana melangsungkan pernikahan pada 5 Maret mendatang.

Kini, niat membangun bahtera rumah tangga dengan sang pujaan hati, pupus sudah. Tersangka harus meringkuk di dalam sel tahanan polisi mempertanggung jawabkan ulahnya.

Sebelumnya, tersangka tega menculik korban sepulang sekolah pada Sabtu 6 Maret. Korban dibawa kabur ke rumahnya di Lobang Buaya, Jakarta Timur. 3 Hari berselang, tersangka dibekuk polisi yang mendapati korban telah tidak bernyawa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6