RSCM Akui Permintaan Transplantasi Ginjal Meningkat

Namun begitu, RSCM enggan menyebutkan berapa persen kenaikan permintaan tersebut.

Diterbitkan 04 Februari 2016, 23:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Czeresna Heriawan Soejono tak memungkiri permintaan transplantasi ginjal selama beberapa tahun terakhir meningkat.

Berdasarkan catatan, pihaknya mengungkapkan pada 2015 lalu ada sekitar 120 lebih pasien yang menginginkan transplantasi ginjal. Namun ia enggan menyebutkan berapa persen kenaikan permintaan tersebut.

"Meningkat, yang terakhir itu 2015 sekitar ada 120 lebih," kata Heriawan di RSCM Kencana, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016).

Baca Juga

  • Ini Penjelasan RSCM soal Jual Beli Ginjal
  • Telusuri Jual Beli Ginjal, Polisi Bawa Dokumen Medis RSCM Kencana
  • Kasus Dugaan Jual Beli Ginjal, 5 Ruangan RSCM Kencana Diperiksa

Meski meningkat, ia menegaskan pihak rumah sakit tidak serta-merta menuruti permintaan tersebut. Bahkan ada sekitar 30 persen pendonor ditolak lantaran dianggap tidak layak untuk menjadi pendonor.

"Pokoknya dengan ketatnya prosedur yang ada, mungkin ada sekitar 30 persen yang kita tolak karena tidak sesuai," ucap Heriawan.

RSCM sebelumnya menegaskan bahwa pihaknya tidak kecolongan saat muncul kasus dugaan tindak pidana penjualan orang (TPPO) bermodus penjualan organ tubuh berupa ginjal. Menurut dia, pihak rumah sakit bukanlah pihak tertuduh dalam kasus tersebut.

"Ini bukan masalah kecolongan atau tidak kecolongan. Dan rumah sakit bukan pihak tertuduh," kata Heriawan.

Dijelaskan Heriawan, pihaknya tidak sembarangan dalam melakukan proses donor ginjal. Ada berbagai verifikasi yang harus dilewati, termasuk untuk pendonor ke penerima ginjal.

"Apakah yang bersangkutan benar-benar membutuhkannya," ujar dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6