Sukses

Jelang Rakernas, PDIP Undang Pakar Bahas Trisakti Bung Karno

Liputan6.com, Jakarta - Jelang Rakernas yang digelar di Jakarta pada 10-12 Januari 2016, PDIP menggelar diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dengan menghadirkan sejumlah pakar dan aktivis. Mereka akan dimintai masukan terkait upaya pemerintah dalam mewujudkan Trisakti Bung Karno.

"Diskusi bersama pakar ini untuk merangkum masukan pemikiran bagi upaya mewujudkan Trisakti dalam seluruh kebijakan pembangunan nasional berdasarkan Pancasila dan konstitusi," kata Wakil Ketua DPD PDIP Yogyakarta, Eko Suwanto di Yogyakarta, Senin (4/1/2016).

Sejumlah pakar yang akan menjadi narasumber diskusi yaitu Guru Besar UNY Wuryadi, Ekonom dan dosen FEB UGM Revrisond Baswir, dosen Fisipol UGM Arie Sudjito, Andi Sandi, Wakil Dekan FH UGM dan peserta dari kalangan akademisi, LSM, media dan mahasiswa selain dari internal PDI Perjuangan.

"Acara ini mengingatkan kita bahwa selain diresmikan Bung Karno, UGM juga pernah menjadi tempat sang proklamtor memberikan Kuliah Pancasila yang menjadi dasar negara," kata dia.

PDIP berharap kampus dan civitas akademika dapat menggali ide, gagasan dan pemikiran untuk berjuang mewujudkan Trisakti ajaran Bung Karno.

Steering Committee (SC) Rakernas PDIP Eva Kusuma Sundari dijadwalkan akan memberikan keynote speech di acara Roundtable Discussion bertema 'Mewujudkan Trisakti Dengan Pembangunan Semesta Berencana Untuk Indonesia Raya'.

Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Bambang Praswanto juga dipastikan hadir memberikan sambutan dalam diskusi tersebut.

Pada hari yang sama, DPP PDIP Jakarta juga menggelar diskusi bersama pakar, yaitu Asvi Warman Adam dan Yudi Latief. Diskusi juga akan digelar di Bandung dan Surabaya hingga 7 Januari.

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyatakan seluruh materi diskusi pakar dan peserta akan menggelorakan semangat juang dalam pembangunan Indonesia.

"Dengan Pembangunan Nasional Semesta Berencana, kita percaya kebijakan Pemerintah akan mampu atasi berbagai permasalahan bangsa, khususnya dalam upaya memakmurkan rakyat," ucap Eko.

Loading
Artikel Selanjutnya
YouTube Bakal Rilis Aplikasi Pesaing TikTok?
Artikel Selanjutnya
Review Garmin Fenix 6x Sapphire: Smarwatch Berstandar Militer dengan GPS