Adnan Pandu: Kasus Akil Mochtar Paling Menarik di KPK

Adnan Pandu mengungkap kesan-kesannya selama di KPK karena dia akan segera menanggalkan jabatannya sebagai pimpinan.

Diterbitkan 15 Desember 2015, 16:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Adnan Pandu Praja segera menanggalkan jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 16 Desember 2015. Selama 4 tahun menjadi pimpinan KPK bidang pencegahan, Adnan mengaku sangat tertarik dengan persoalan korupsi yang menjerat mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

"Yang paling menarik selama saya tugas di KPK adalah kasus Akil Mochtar," ujar Adnan Pandu Praja saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/12/2015).

Ia mejelaskan, kasus Akil Mochtar paling menarik lantaran yang bersangkutan merupakan pimpinan lembaga hukum negara yang mendapat hukuman paling berat selama berdirinya KPK.

Baca Juga

  • Adnan Pandu: KPK Sempat Hampir Tenggelam
  • Ramai-ramai 'Mempolisikan' Pimpinan KPK
  • Pimpinan KPK: Kasus Akil Tuntas Sebelum Pimpinan Baru Terpilih

"Karena dia Ketua MK. Kedua, hukumannya yang diterima juga seumur hidup," kata dia.

"Eskalasinya juga berkembang sampai ke mana-mana. Dan sampai sekarang kasusnya masih berkembang terus," lanjut Adnan.

Akil Mochtar ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah tertangkap tangan petugas sedang melakukan transaksi suap terkait penanganan gugatan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam perkembanganya, kasus ini juga kemudian menjerat nama-nama tenar lainnya seperti Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan adiknya, Tubagus Chaeri Wardana.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6