Sukses

5 Penerbangan Lion Air di Bandara Juanda Delay Hampir 3 Jam

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 5 penerbangan pesawat Lion Air tujuan Surabaya-Balikpapan, Surabaya-Palu, Surabaya–Tarakan dan kedatangan Balikpapan-Surabaya, Tarakan-Surabaya, mengalami penundaan atau delay hampir 1 sampai 3 jam siang tadi di Terminal I Bandara International Juanda, Jawa Timur.

Namun, beberapa calon penumpang masih melakukan pembelian tiket pesawat berlogo singa merah itu. "Lebih murah soalnya," kata penumpang bernama Sefry di Bandara Juanda, Senin (23/2/2015).

Hal yang berbeda disampaikan Wiwik yang merasa kecewa dengan manajemen Lion Air yang masih saja membiarkan maskapainya delay hingga hari ini. "Saya nggak habis pikir, kenapa masih saja delay," kata dia kesal.

Dia kecewa dengan adanya delay penerbangan itu, karena banyak kerugian yang dideritanya, mulai dari waktu, tenaga, dan biaya. "Rugi banyak lah intinya," imbuh perempuan tersebut.

Wiwik berharap, jajaran manajemen Lion Air untuk selalu memperbaiki jadwal penerbangannya supaya tidak ada lagi delay-delay seperti beberapa hari ini. Sebab, delay mengganggu dan merugikan banyak pihak, terutama penumpang yang didesak oleh agenda dan pekerjaannya.

"Kami mohon kepada manajemen dan pemerintah untuk memperbaikinya, karena kami banyak dirugikan," kata Wiwik.

Pesawat Lion Air mengalami delay hingga 2 hari sejak 18-20 Februari di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Delay tersebut membuat calon penumpang menumpuk dan mengamuk di bandara. Karena kesal tidak adanya penjelasan dari pihak Lion Air, calon penumpang menyandera petugas dan pesawat yang tengah diparkir.

Pihak Lion yang memberi penjelasan pada 20 Februari menyatakan, tertundanya ratusan jadwal penerbangan disebabkan 3 pesawatnya menabrak burung. (Mvi/Yus)