Liputan6.com, Bandung: Kasus peredaran video compact disk (VCD) porno yang "diperankan" dua mahasiswa perguruan tinggi terkemuka --satu negeri, satu swasta-- di Bandung, Jawa Barat, mengusik polisi untuk melakukan pengusutan. Belum lama ini, Satuan Reserse Kepolisian Wilayah Kota Besar Bandung diterjunkan ke kawasan Indramayu, Jabar, untuk mengejar Y dan H. Kedua orang inilah yang diduga menggandakan dan menyebarluaskan VCD tersebut.
Polisi menetapkan mereka sebagai tersangka dan dinyatakan pula sebagai buronan. Dari informasi yang diperoleh kepolisian, Y dan H adalah kawan Ah, lelaki yang menjadi "aktor" di film tersebut. Menurut Kepala Satserse Polwiltabes Bandung Ajun Komisaris Besar Polisi Siswandi, kedua buronan ini sekarang tengah berada di Indramayu. Polisi memperkirakan, dapat menangkap mereka dalam waktu dekat.
Dari mereka, polisi yakin, motif penyebaran VCD porno ini bisa segera terungkap. Selain mengejar kedua tersangka, polisi juga telah meminta keterangan dari keluarga pasangan yang menjadi "pemain", serta sejumlah saksi lain, termasuk kawan-kawan dekat pelaku. Sejauh ini, polisi baru menyita sekeping VCD yang menghebohkan tersebut.
Sementara itu, keberadaan Nn dan Ah, pasangan yang menjadi "bintang" di film tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti. Itulah sebabnya, mereka belum bisa dimintai keterangan. Sebenarnya, peredaran VCD ini bukan kehendak sepasang kekasih tersebut. Adegan syur di sebuah kamar hotel di kawasan Jalan Pasteur, Bandung, ini awalnya diabadikan dengan menggunakan handycam. Entah kenapa, acara mesum untuk memperingati ulang tahun jalinan cinta mereka itu diubah formatnya ke bentuk VCD. Sejak itulah film ini menjadi heboh.(RSB/Patria Hidayat)
Polisi menetapkan mereka sebagai tersangka dan dinyatakan pula sebagai buronan. Dari informasi yang diperoleh kepolisian, Y dan H adalah kawan Ah, lelaki yang menjadi "aktor" di film tersebut. Menurut Kepala Satserse Polwiltabes Bandung Ajun Komisaris Besar Polisi Siswandi, kedua buronan ini sekarang tengah berada di Indramayu. Polisi memperkirakan, dapat menangkap mereka dalam waktu dekat.
Dari mereka, polisi yakin, motif penyebaran VCD porno ini bisa segera terungkap. Selain mengejar kedua tersangka, polisi juga telah meminta keterangan dari keluarga pasangan yang menjadi "pemain", serta sejumlah saksi lain, termasuk kawan-kawan dekat pelaku. Sejauh ini, polisi baru menyita sekeping VCD yang menghebohkan tersebut.
Sementara itu, keberadaan Nn dan Ah, pasangan yang menjadi "bintang" di film tersebut hingga kini belum diketahui secara pasti. Itulah sebabnya, mereka belum bisa dimintai keterangan. Sebenarnya, peredaran VCD ini bukan kehendak sepasang kekasih tersebut. Adegan syur di sebuah kamar hotel di kawasan Jalan Pasteur, Bandung, ini awalnya diabadikan dengan menggunakan handycam. Entah kenapa, acara mesum untuk memperingati ulang tahun jalinan cinta mereka itu diubah formatnya ke bentuk VCD. Sejak itulah film ini menjadi heboh.(RSB/Patria Hidayat)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/360658/original/101001bVCD-Bandung1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471172/original/087617600_1782374206-IMG-20260625-WA0035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)