Belasan Tersangka Kasus Poso Terus Diburu

Pihak Mabes Polri dan Polda Sulteng merazia jalan-jalan di pusat Kota Poso untuk memburu 16 tersangka kasus Poso yang masih berkeliaran. Komnas HAM pun diminta menurunkan tim di Poso.

Diterbitkan 26 Januari 2007, 01:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Poso: Enambelas tersangka kasus Poso yang masih berkeliaran terus diburu, Kamis (25/1). Untuk itu razia besar-besaran digelar personel gabungan Mabes Polri dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah di jalan-jalan pusat Kota Poso.

Polisi memeriksa setiap pengendara motor maupun mobil yang melintas, khususnya yang memasuki kawasan Tanah Runtuh. Namun dalam razia yang berlangsung satu jam lebih, polisi tidak menemukan belasan tersangka tersebut.

Sementara Kepala Polda Sulteng, Brigadir Jenderal Polisi Badrodin Haiti, mengatakan, telah mengetahui siapa pelaku pemboman di Pasar Mahesa, Palu, dan penembak Pendeta Irianto Kongkoli. Menurut Kapolda, pelaku berhasil diungkap berdasarkan hasil sementara pemeriksaan terhadap 25 tersangka yang ditangkap dalam penyerbuan, Senin lalu [baca:  Seorang Polisi Tewas dalam Baku Tembak di Poso].

Badrodin Haiti mengatakan saat ini pihaknya telah mengungkap 14 kasus kekerasan dan teror di Palu dan Poso. Sekarang masih tersisa enam kasus lagi yang tersangkanya belum juga tertangkap. Namun identitas mereka, menurut Kapolda, sudah diketahui polisi.

Di Jakarta, Amir Majelis Mujahidin Indonesia, Ustad Abu Bakar Ba`asyir bersama Forum Umat Islam dan Korban Kekerasan Poso mendatangi Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Rombongan ini meminta Komnas segera menurunkan tim untuk menyelidiki kasus pelanggaran HAM berat yang diduga terjadi di Poso.

Rombongan Ustad Ba`asyir juga mempermasalahkan 16 nama yang disebut almarhum Fabianus Tibo dan masih dibiarkan tanpa proses hukum. Hal itulah yang membuat 29 daftar pencarian orang Poso yang dicari polisi enggan menyerahkan diri. Apalagi terjadi kontak senjata beberapa hari lalu yang menewaskan 14 orang.(MAK/Tim Liputan 6 SCTV)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6