Ongkos penerbangan haji naik menjadi US$ 2.833 dan Rp 830.000 untuk Zona I, US$ 2.934 dan Rp 830.000 di Zona II, serta US$ 3.055 plus Rp 830.000 untuk Zona III. Sementara kenaikan tarif penerbangan seperti diusulkan PT Garuda Indonesia, sebesar US$ 1.273 per anggota jemaah, setelah melalui pembahasan alot diputuskan hanya US$ 1.268 per orang. Besaran tarif baru ini dinilai tidak memberatkan calon jemaah haji.
Pemerintah dan DPR juga sepakat menetapkan biaya komponen selain penerbangan sebesar US$ 1.145,73 dan Rp 830.000. Biaya itu termasuk ongkos persiapan pondokan, pengadaan buku manasik haji, paspor, dan blangko pendaftaran haji.(KEN/Heru Budi dan Yuyung Setiawan)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3508305/original/058280500_1626082223-Oksigen1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541033/original/082609300_1774846921-jusuf_kalla_-_iran_klaim_kunjungan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/459643/original/240506aonh.jpg)