Pendukung Calon Wali Kota Ambon Mengamuk

Pendukung empat calon wali kota Ambon yang kalah dalam pilkada mengamuk di Kantor KPU Ambon karena menuding Jopi Papilaja terlibat politik uang. Jopi membantahnya dan menantang masalah ini diselesaikan di pengadilan.

Diterbitkan 18 Mei 2006, 01:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Ambon: Pendukung empat calon wali kota Ambon yang kalah mengamuk di Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Ambon, Maluku, Rabu (17/5). Mereka mendesak KPU Ambon membatalkan pemilihan wali kota karena dianggap membiarkan kecurangan yang terjadi dalam pemilihan yang digelar 15 Mei silam. Demonstran juga menuding M. Jopi Papilaja-Olivia Latuconsina telah melakukan politik uang sehingga memimpin perolehan suara [baca: Jopi-Olivia Mendominasi Pemilihan Wali Kota Ambon].

Menanggapi tudingan demonstran, pihak KPU Ambon menyarankan warga menempuh jalur hukum. Pasalnya, jika menggunakan aksi massa justru akan merugikan calon yang kalah. Sementara Jopi Papilaja menampik tudingan demonstran. Bahkan Jopi menantang mereka untuk membuktikannya di pengadilan.(YAN/Sahlan Heluth dan Juhri Samanery)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6