Cara Membuat Area Kompor Tetap Bersih Saat Memasak, Higienis dan Nyaman Digunakan

Cara membuat area kompor tetap bersih saat memasak penting diterapkan untuk menjaga dapur tetap higienis dan nyaman digunakan.

Diterbitkan 24 Juli 2026, 18:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat area kompor tetap bersih saat memasak  menjadi perhatian banyak orang untuk menjadikan dapur tetap nyaman. Sebagaimana diketahui, dapur yang bersih dan higienis adalah dambaan setiap rumah tangga, terutama area kompor yang menjadi pusat aktivitas memasak. Namun, kompor seringkali menjadi bagian paling rentan terhadap berbagai noda seperti cipratan minyak, tumpahan makanan, hingga kerak membandel. 

Menjaga kebersihan area kompor saat memasak menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan dapur yang nyaman dan sehat. Oleh karena itu, diperlukan strategi proaktif untuk mencegah dan mengatasi noda yang muncul selama proses memasak. Simak beragam cara membuat area kompor tetap bersih saat memasak, sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (24/7/2026).

1. Bersihkan Kompor Sebelum Mulai Memasak

Untuk noda yang lebih membandel atau area yang sudah berminyak dan gosong, bahan-bahan pembersih alami dapat menjadi solusi yang efektif dan ramah lingkungan. Baking soda, cuka, dan lemon dikenal memiliki kemampuan membersihkan yang kuat.

Campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental. Oleskan pasta ini pada bagian kompor yang berminyak atau gosong, diamkan selama 10 hingga 15 menit, kemudian gosok perlahan menggunakan spons atau sikat lembut. Penting untuk menghindari penggunaan spons kasar agar lapisan kompor tidak mudah tergores.

Kombinasi cuka dan lemon juga sangat efektif untuk melarutkan minyak dan memberikan aroma segar pada dapur. Semprotkan cuka atau air perasan lemon ke area yang berminyak, diamkan selama 5 sampai 10 menit, lalu lap dengan kain bersih. Jika noda masih membandel, tambahkan sedikit baking soda dan semprotkan cuka di atasnya hingga berbusa, diamkan beberapa menit sebelum dibersihkan kembali.

2. Rendam Bagian Kompor yang Bisa Dilepas

Untuk pembersihan yang lebih mendalam dan menyeluruh, lepaskan bagian-bagian kompor yang dapat dilepas, seperti tungku, tatakan, dan kenop. Langkah ini memungkinkan Anda menjangkau area yang sulit diakses saat kompor dalam kondisi terpasang.

Rendam bagian-bagian ini dalam air hangat yang telah dicampur sabun cuci piring selama 15 hingga 20 menit. Proses perendaman ini bertujuan untuk melunakkan sisa minyak dan kerak makanan yang menempel.

Setelah direndam, gosok setiap bagian dengan spons atau sikat non-abrasif hingga bersih. Bilas hingga tidak ada sisa sabun, lalu keringkan sepenuhnya sebelum dipasang kembali ke kompor.

3. Lakukan Persiapan Bahan (Mise en Place)

Konsep mise en place, atau mempersiapkan semua bahan dan peralatan sebelum mulai memasak, adalah strategi yang sangat efektif untuk mengurangi kekacauan di area kompor. Dengan persiapan matang, proses memasak akan berjalan lebih lancar tanpa hambatan.

Sebelum menyalakan kompor, pastikan semua bahan sudah tersedia di meja dapur. Cuci, potong, dan kelompokkan bahan-bahan sesuai jenis masakan Anda. Ini dapat meminimalkan tumpahan dan cipratan yang mungkin terjadi saat Anda sibuk mencari atau menyiapkan bahan di tengah proses memasak. Praktik ini tidak hanya membantu menjaga area kerja tetap rapi dan efisien, tetapi juga memastikan kebersihan dari tahap persiapan hingga penyajian.

4. Gunakan Pelindung Kompor atau Tatakan

Penggunaan pelindung kompor atau tatakan merupakan cara praktis untuk menjaga kebersihan permukaan kompor dari cipratan dan tumpahan. Alat pelindung ini berfungsi sebagai penghalang langsung antara noda dan permukaan kompor.

Berbagai jenis pelindung tersedia, seperti pelindung cipratan minyak yang terbuat dari aluminium foil atau kain katun polyester. Ada pula tatakan kompor yang berfungsi sebagai alas untuk panci dan wajan, yang secara efektif mencegah minyak atau sisa masakan menempel langsung ke permukaan kompor.

Beberapa tatakan bahkan dirancang untuk menahan angin, membantu menjaga api tetap stabil dan lebih lanjut mengurangi risiko cipratan yang tidak diinginkan selama memasak.

5. Lap Permukaan Kompor Secara Rutin

Membiasakan diri untuk mengelap permukaan kompor setiap hari setelah selesai memasak merupakan kebiasaan penting yang berkontribusi besar pada kebersihan dapur. Rutinitas ini mencegah akumulasi kotoran yang dapat menjadi sulit dihilangkan.

Dengan mengelap kompor secara rutin, Anda dapat mencegah lemak dan kotoran mengeras, sehingga lebih mudah dibersihkan dan kompor tetap terlihat kinclong. Setelah selesai membersihkan, keringkan kompor menggunakan kain bersih agar tidak meninggalkan bekas air.

Gunakan lap serbaguna yang terbuat dari bahan lembut dan memiliki daya serap efektif untuk minyak atau air. Kebiasaan membersihkan dapur setiap hari ini juga membantu menjaga tampilan dapur agar selalu rapi dan nyaman digunakan.

6. Pilih Panci dan Wajan yang Tepat

Pemilihan panci dan wajan yang sesuai dengan ukuran burner kompor adalah faktor penting yang sering terlewatkan dalam menjaga kebersihan area memasak. Ukuran yang tepat dapat mencegah kerusakan pada permukaan kompor dan mengurangi risiko tumpahan.

Jika panci atau wajan terlalu kecil, api dari burner dapat menyebar di sekitar dasar dan merusak permukaan kompor. Sebaliknya, jika ukurannya terlalu besar, sisi panci atau wajan bisa terkena api, meningkatkan kemungkinan tumpahan atau percikan.

Selain itu, penggunaan minyak goreng sawit berkualitas juga dapat membantu menjaga kebersihan wajan dan kompor. Minyak sawit lebih stabil saat dipanaskan dan mudah larut dalam air sabun, sehingga wajan dan kompor tetap bersih lebih lama tanpa perlu menggosok keras.

7. Segera Lap Percikan yang Muncul

Jangan menunggu hingga selesai memasak untuk membersihkan noda yang baru muncul. Jika ada kuah atau minyak yang tumpah, segera lap menggunakan kain lembap saat kondisi sudah aman. Noda yang masih baru jauh lebih mudah dibersihkan dibandingkan noda yang sudah mengering.

8. Buang Sampah Dapur Secara Langsung

Kulit bawang, sisa sayuran, atau kemasan bumbu sebaiknya segera dibuang ke tempat sampah. Kebiasaan ini mencegah meja dapur menjadi penuh dan membantu menjaga area kompor tetap bersih selama proses memasak berlangsung.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa penting untuk segera membersihkan tumpahan di kompor?

Membersihkan tumpahan segera penting karena minyak dan sisa masakan yang dibiarkan terlalu lama dapat mengering dan menjadi lebih sulit dibersihkan, bahkan bisa membentuk kerak membandel.

2. Bahan alami apa saja yang efektif untuk membersihkan kompor?

Baking soda, cuka, dan lemon adalah bahan alami yang efektif untuk membersihkan kompor, terutama untuk noda berminyak atau gosong.

3. Bagaimana cara membersihkan bagian kompor yang bisa dilepas?

Bagian kompor yang bisa dilepas seperti tungku dan tatakan dapat direndam dalam air hangat bercampur sabun cuci piring untuk melunakkan kotoran, lalu digosok dan dibilas.

4. Apa manfaat melakukan mise en place sebelum memasak?

Melakukan mise en place (persiapan bahan dan peralatan) sebelum memasak dapat mengurangi kekacauan, meminimalkan tumpahan, dan menjaga area kerja tetap rapi dan efisien.

5. Bagaimana pemilihan panci dan wajan yang tepat dapat membantu menjaga kebersihan kompor?

Memilih panci dan wajan yang sesuai dengan ukuran burner kompor dapat mencegah api menyebar dan merusak permukaan kompor, serta mengurangi risiko tumpahan atau percikan.

 

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6