Nelayan Mengepung Kapal Migas

Puluhan nelayan Desa Darma Tanjung, Camplong, Sampang, Madura, Jatim, mengepung kapal migas milik PT Santos di tengah laut. Mereka menuntut ganti rugi atas rusaknya rumpon oleh perusahaan pengeboran minyak itu.

Diterbitkan 23 Oktober 2005, 08:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Sampang: Puluhan nelayan Desa Darma Tanjung, Camplong, Sampang, Madura, Jawa Timur, baru-baru ini, mengepung kapal migas milik PT Santos yang sedang eksplorasi pengeboran minyak di perairan Madura. Mereka menuntut ganti rugi secara layak terkait rusaknya rumpon (alat bantu pengumpul ikan) oleh perusahaan pengeboran minyak itu.

Para nelayan berlayar sejauh 15 kilometer untuk sampai ke tengah laut. Sesampainya di anjung kapal, mereka langsung mengepungnya sehingga kapal tidak dapat bergerak jauh. Aksi nelayan ini sempat mengagetkan para karyawan yang kebanyakan warga asing dan tengah bekerja itu.

Dua nelayan kemudian naik ke kapal migas PT Santos untuk bernegosiasi. Namun, pimpinan PT Santos ada di daratan sehingga negosiasi dilakukan dengan cara memakai handy talkie. Setelah itu, mereka minta kasus ini diselesaikan di daratan. Tapi, bila PT Santos tidak segera mewujudkan tuntutan mereka, para nelayan mengancam akan datang dengan massa lebih banyak.(DNP/Sali Nawali)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6