Liputan6.com, Semarang: Mendalami nilai di balik sesuatu yang luput dari perhatian orang banyak memang menjadi ciri seorang ilmuwan. Tengok saja, Sir Isaac Newton yang mengungkap misteri gaya tarik bumi setelah mengamati jatuhnya apel. Fenomena itu mengilhaminya untuk menemukan teori yang dikenal sebagai Hukum Gaya Berat (Gravitasi) Newton. Atau, Archimedes yang menemukan teori gaya berat ketika menceburkan dirinya ke dalam bak mandi.
Ciri tersebut rupanya melekat di diri Dhina Pramita Susanti. Naluri keilmuan siswi kelas III Sekolah Menegah Atas Negeri 3 Semarang, Jawa Tengah, ini terpancing melihat pergerakan shuttlecock dalam permainan badminton di depan rumahnya. Keunikan bentuk kok mengusik Dhina untuk bereksperimen. Ia penasaran, gaya apa saja yang bekerja pada bola bulu tangkis tersebut.
Ternyata rasa penasarannya itu mengantar Dhina menjadi juara dunia di bidang fisika. Bersama Prisanti Rebecca, karyanya yang berjudul Curved Motion of A Shuttlecock diakui sebagai karya yang orisinal dan terbaik dalam lomba ilmuwan muda internasional bidang fisika yang diselenggarakan International Conference of Young Scientist di Katowice, Polandia, akhir April silam. Lewat karya ilmiah itu pula, Dhina menyabet medali emas dalam kompetisi The First Step to Nobel Prize in Physics 2005. Di ajang serupa Anike Nelce Bowaire dari SMAN 1 Serui, Papua, juga menyabet emas.
Fokus karya tulis Dhina antara lain menyangkut hukum fisika dalam permainan bulu tangkis. Selama September-Oktober 2004, Dhina meneliti parameter-parameter gerakan kok yang diambil dengan software World in Motion. Dari parameter itu, ia menemukan bahwa gaya hambat udara sangat berpengaruh dalam pergerakan kok, dengan gaya Archimedes yang tak signifikan.
Dhina mengungkapkan bahwa gaya hambat udara sebanding linear dengan kecepatan kok. Hal ini berbeda dengan pergerakan bola dalam permainan tenis dan sepak bola yaitu gaya hambat udara sebanding dengan kuadrat kecepatan bola. Model yang dirancang Dhina atau Susanti`s model ini bermanfaat untuk menganalisa permainan bulu tangkis terutama pukulan smash, dropshot, lob, atau service.
Dalam keseharian, anak pertama pasangan Sahid Yogasari dan Susianti ini tak pernah sepi dari aktivitas yang inovatif. Dhina dikenal sebagai siswi yang terbiasa dengan kegiatan eksperimen dan memiliki keinginan kuat untuk memecahkan sesuatu. Kerja kerasnya membuahkan prestasi yang membanggakan sekolah dan bangsa Indonesia di mata dunia internasional.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)
Ciri tersebut rupanya melekat di diri Dhina Pramita Susanti. Naluri keilmuan siswi kelas III Sekolah Menegah Atas Negeri 3 Semarang, Jawa Tengah, ini terpancing melihat pergerakan shuttlecock dalam permainan badminton di depan rumahnya. Keunikan bentuk kok mengusik Dhina untuk bereksperimen. Ia penasaran, gaya apa saja yang bekerja pada bola bulu tangkis tersebut.
Ternyata rasa penasarannya itu mengantar Dhina menjadi juara dunia di bidang fisika. Bersama Prisanti Rebecca, karyanya yang berjudul Curved Motion of A Shuttlecock diakui sebagai karya yang orisinal dan terbaik dalam lomba ilmuwan muda internasional bidang fisika yang diselenggarakan International Conference of Young Scientist di Katowice, Polandia, akhir April silam. Lewat karya ilmiah itu pula, Dhina menyabet medali emas dalam kompetisi The First Step to Nobel Prize in Physics 2005. Di ajang serupa Anike Nelce Bowaire dari SMAN 1 Serui, Papua, juga menyabet emas.
Fokus karya tulis Dhina antara lain menyangkut hukum fisika dalam permainan bulu tangkis. Selama September-Oktober 2004, Dhina meneliti parameter-parameter gerakan kok yang diambil dengan software World in Motion. Dari parameter itu, ia menemukan bahwa gaya hambat udara sangat berpengaruh dalam pergerakan kok, dengan gaya Archimedes yang tak signifikan.
Dhina mengungkapkan bahwa gaya hambat udara sebanding linear dengan kecepatan kok. Hal ini berbeda dengan pergerakan bola dalam permainan tenis dan sepak bola yaitu gaya hambat udara sebanding dengan kuadrat kecepatan bola. Model yang dirancang Dhina atau Susanti`s model ini bermanfaat untuk menganalisa permainan bulu tangkis terutama pukulan smash, dropshot, lob, atau service.
Dalam keseharian, anak pertama pasangan Sahid Yogasari dan Susianti ini tak pernah sepi dari aktivitas yang inovatif. Dhina dikenal sebagai siswi yang terbiasa dengan kegiatan eksperimen dan memiliki keinginan kuat untuk memecahkan sesuatu. Kerja kerasnya membuahkan prestasi yang membanggakan sekolah dan bangsa Indonesia di mata dunia internasional.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/441566/original/100705bsosok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)