Liputan6.com, Jakarta: Biro Riset Infobank, baru-baru ini, mempublikasikan laporannya. Laba paling tinggi perbankan tahun silam sebesar Rp 29,64 triliun atau naik 46, 30 persen. Tahun ini diperkirakan kinerja perbankan akan mengalami masalah karena kredit macet.
Angka kredit bermasalah termasuk kredit dalam perhatian khusus mencapai 13,17 persen. Kasus tersebut paling menonjol di bank milik pemerintah. Bahkan pembongkaran secara besar-besaran oleh aparat hukum dinilai bisa mengakibatkan kecenderungan nasabahnya memindahkan kreditnya ke bank swasta.
Direktur Utama PT Kiani Kertas Prabowo Subianto membantah perusahaannya memiliki kasus kredit macet di Bank Mandiri. Menurut Prabowo, PT Kiani tidak pernah menerima kucuran kredit dari bank tersebut.
Duduk perkara yang sebenarnya adalah Bank Mandiri bersama PT Nusantara Energy membeli aset kredit Kiani kertas senilai US$ 201 juta dengan rasio modal patungan 85 berbanding 15. Sejak Februari 2004, PT Nusantara Energy mengambil alih Kiani dan menjalankannya dengan biaya sendiri karena tidak mendapat pinjaman modal kerja dari bank, termasuk dari Bank Mandiri. Saat ini, Kiani tengah menjalankan restrukturisasi kreditnya yang dimulai sejak lima bulan silam dan memiliki rasio jaminan kredit terhadap utang lebih dari 200 persen.
Sementara itu, Pertamina berencana menaikkan harga Pertamax pada tahun ini kendati permintaan jenis bahan bakar minyak ini menurun hingga 40 persen sejak kenaikan harga per Desember tahun silam. Kenaikan harga dilakukan karena harga Pertamax dunia telah mencapai US$ 65 per barel. Rencananya, harga Pertamax tidak lebih dari Rp 6.000 per liter. Saat ini harga Pertamax Rp 4.000 rupiah per liter dan harga Pertamax Plus Rp 4.200.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)
Angka kredit bermasalah termasuk kredit dalam perhatian khusus mencapai 13,17 persen. Kasus tersebut paling menonjol di bank milik pemerintah. Bahkan pembongkaran secara besar-besaran oleh aparat hukum dinilai bisa mengakibatkan kecenderungan nasabahnya memindahkan kreditnya ke bank swasta.
Direktur Utama PT Kiani Kertas Prabowo Subianto membantah perusahaannya memiliki kasus kredit macet di Bank Mandiri. Menurut Prabowo, PT Kiani tidak pernah menerima kucuran kredit dari bank tersebut.
Duduk perkara yang sebenarnya adalah Bank Mandiri bersama PT Nusantara Energy membeli aset kredit Kiani kertas senilai US$ 201 juta dengan rasio modal patungan 85 berbanding 15. Sejak Februari 2004, PT Nusantara Energy mengambil alih Kiani dan menjalankannya dengan biaya sendiri karena tidak mendapat pinjaman modal kerja dari bank, termasuk dari Bank Mandiri. Saat ini, Kiani tengah menjalankan restrukturisasi kreditnya yang dimulai sejak lima bulan silam dan memiliki rasio jaminan kredit terhadap utang lebih dari 200 persen.
Sementara itu, Pertamina berencana menaikkan harga Pertamax pada tahun ini kendati permintaan jenis bahan bakar minyak ini menurun hingga 40 persen sejak kenaikan harga per Desember tahun silam. Kenaikan harga dilakukan karena harga Pertamax dunia telah mencapai US$ 65 per barel. Rencananya, harga Pertamax tidak lebih dari Rp 6.000 per liter. Saat ini harga Pertamax Rp 4.000 rupiah per liter dan harga Pertamax Plus Rp 4.200.(YYT/Tim Liputan 6 SCTV)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364021/original/072430000_1790928361-cek_fakta_-_aturan_pembelian_bbm_pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845745/original/091933300_1562319808-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363762/original/040487800_1790917791-Cek_Fakta_Wamenkeu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137785/original/055250800_1739961431-20250219-Penambahan_Jalur_Transjakarta-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/438697/original/240505aLintasEkbis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)