Liputan6.com, Jakarta - Ikan menjadi salah satu bahan makanan yang mudah diolah menjadi berbagai menu, mulai dari ikan goreng, bakar, pepes, gulai, hingga sup. Namun, aroma amis yang masih kuat sering kali membuat proses memasak ikan terasa kurang menyenangkan. Jika tidak ditangani dengan tepat sejak awal, bau tersebut juga bisa terbawa sampai masakan matang.
Sebenarnya, mengurangi bau amis ikan tidak selalu membutuhkan bahan khusus. Beberapa bahan yang umum tersedia di dapur dapat digunakan untuk membantu mengurangi aroma tersebut sebelum ikan dimasak. Yang tidak kalah penting, ikan perlu dibersihkan dengan benar agar sisa darah, lendir, dan bagian tertentu yang dapat memperkuat aroma amis tidak tertinggal.
Selain membantu membuat aromanya lebih segar, langkah persiapan yang tepat juga dapat membuat bumbu lebih mudah menempel dan meresap ke dalam ikan. Lantas apa saja tips menghilangkan bau amis ikan sebelum dimasak? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (7/10/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Bersihkan Ikan dari Darah dan Kotoran dengan Teliti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5444566/original/076011800_1765781538-Cuci_Berulang_di_Air_Mengalir__Fokus_pada_Rongga_Perut.jpg)
Langkah pertama untuk mengurangi bau amis adalah membersihkan ikan dengan benar. Setelah sisik dibuang, bagian perut ikan perlu dibelah dan seluruh isi perut dikeluarkan. Lapisan hitam atau sisa kotoran di bagian dalam perut juga sebaiknya dibersihkan karena dapat memengaruhi aroma dan rasa ikan.
Bagian insang juga perlu diperhatikan, terutama jika ikan masih dalam kondisi utuh. Insang dapat menyimpan darah dan lendir yang membuat aroma ikan lebih kuat. Setelah dibersihkan, bilas ikan dengan air mengalir sampai tidak ada lagi sisa darah atau kotoran yang terlihat.
Hindari merendam ikan terlalu lama di dalam air karena dapat memengaruhi teksturnya. Setelah dicuci, tiriskan dan keringkan permukaannya menggunakan tisu dapur sebelum masuk ke tahap berikutnya.
Advertisement
2. Gunakan Jeruk Nipis atau Lemon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5444567/original/014369700_1765781539-Rendam_dengan_Jeruk_Nipis___Garam.jpg)
Jeruk nipis dan lemon merupakan bahan yang sering digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada ikan. Kandungan asamnya dapat membantu mengubah karakter aroma pada permukaan ikan sehingga bau amis terasa lebih ringan.
Caranya cukup sederhana. Setelah ikan dibersihkan dan ditiriskan, lumuri permukaannya dengan perasan jeruk nipis atau lemon secukupnya. Diamkan beberapa menit, kemudian ikan bisa langsung dibilas ringan atau dilanjutkan ke proses marinasi sesuai kebutuhan resep.
Jangan terlalu lama merendam ikan dalam air perasan jeruk karena rasa asam yang berlebihan dapat memengaruhi cita rasa dan tekstur permukaan ikan. Untuk ikan yang akan digoreng atau dibakar, penggunaan secukupnya sudah cukup untuk tahap persiapan.
3. Lumuri dengan Garam Secukupnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317154/original/033961000_1786004254-HL_Ikan_kembung.jpg)
Garam bukan hanya berfungsi sebagai pemberi rasa, tetapi juga dapat membantu mengurangi lendir pada permukaan ikan. Karena lendir dan sisa kotoran dapat membuat aroma ikan semakin kuat, membersihkan bagian ini menjadi salah satu tahap penting sebelum memasak.
Setelah ikan dicuci, taburkan garam secara merata pada permukaannya. Gosok perlahan, terutama pada bagian yang masih terasa licin, kemudian bilas dengan air bersih. Cara ini dapat dilakukan sebelum ikan diberi bumbu utama.
Perhatikan jumlah garam yang digunakan. Jika ikan sudah dilumuri garam cukup banyak, penggunaan garam pada bumbu berikutnya perlu disesuaikan agar hasil masakan tidak terlalu asin.
Advertisement
4. Manfaatkan Jahe untuk Memberikan Aroma Segar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4579606/original/073338900_1695029639-honey-lemon-ginger-juice-food-beverage-products-from-ginger-extract-food-nutrition-concept.jpg)
Jahe dapat digunakan ketika ingin mengurangi kesan amis sekaligus memberikan aroma yang lebih segar pada ikan. Rempah ini cocok digunakan untuk berbagai jenis masakan, baik ikan goreng, kukus, pepes maupun kuah.
Jahe bisa dimemarkan atau diparut kemudian dicampurkan ke dalam bumbu marinasi. Untuk cara yang lebih sederhana, ikan dapat dilumuri dengan sedikit jahe parut bersama bumbu lain sebelum dimasak.
Aroma jahe yang hangat juga dapat berpadu dengan rempah lain seperti bawang putih, kunyit, serai, dan ketumbar. Dengan begitu, persiapan ikan tidak hanya bertujuan mengurangi bau amis, tetapi sekaligus membangun aroma dasar untuk masakan.
5. Marinasi dengan Bumbu Sebelum Dimasak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5499205/original/034024300_1770779282-gambar__31_.jpg)
Setelah ikan bersih dan aroma amisnya sudah dikurangi, jangan langsung memasukkannya ke minyak atau alat masak. Berikan waktu untuk proses marinasi agar bumbu menempel pada permukaan ikan.
Bumbu marinasi bisa disesuaikan dengan menu yang akan dibuat. Untuk ikan goreng, misalnya, bawang putih, ketumbar, kunyit, garam, dan sedikit air dapat digunakan sebagai bumbu dasar. Sementara untuk ikan bakar, bumbu dengan bawang putih, kecap, ketumbar, jahe, atau rempah lainnya dapat menjadi pilihan.
Waktu marinasi tidak harus terlalu lama. Yang penting, bumbu tersebar merata dan ikan tidak dibiarkan dalam kondisi terlalu basah. Setelah dimarinasi, ikan dapat ditiriskan sebentar sebelum dimasak agar hasil akhirnya tidak terlalu banyak mengeluarkan air.
Advertisement
6. Keringkan Permukaan Ikan Sebelum Digoreng
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5444569/original/093113300_1765781539-Sayatan___Penyimpanan_yang_Tepat_Sebelum_Dimasak.jpg)
Ikan yang sudah dicuci atau dimarinasi sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke dalam minyak dalam keadaan sangat basah. Selain meningkatkan risiko minyak memercik, permukaan ikan yang terlalu basah juga dapat membuat proses menggoreng menjadi kurang optimal.
Gunakan tisu dapur untuk menyerap kelebihan air pada permukaan ikan. Tidak perlu menekan terlalu kuat karena dapat merusak tekstur ikan, terutama jika dagingnya lembut.
Permukaan ikan yang lebih kering juga membantu bumbu menempel dengan lebih baik. Ketika digoreng dengan suhu yang sesuai, bagian luarnya dapat lebih cepat membentuk lapisan yang gurih sementara bagian dalam tetap lembut.
7. Pilih Ikan yang Segar Sejak Awal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3650416/original/027285200_1638418263-camila-igisk-yFU8qIDo9s4-unsplash_1_.jpg)
Cara terbaik mengurangi aroma amis sebenarnya dimulai dari memilih ikan yang masih segar. Ikan yang sudah mengalami penurunan kualitas akan memiliki aroma yang lebih kuat dan biasanya lebih sulit dihilangkan hanya dengan jeruk nipis atau rempah.
Perhatikan mata ikan, insang, tekstur daging, dan aromanya. Ikan segar umumnya memiliki mata yang tampak jernih dan tidak terlalu cekung, daging yang masih kenyal ketika ditekan, serta aroma yang tidak menyengat secara tidak wajar.
Jika membeli ikan yang sudah dipotong, perhatikan warna daging dan kondisinya. Setelah sampai di rumah, segera simpan ikan dalam kondisi dingin dan jangan membiarkannya terlalu lama berada pada suhu ruang.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Tips Menghilangkan Bau Amis Ikan Sebelum Dimasak
1. Apa bahan yang paling umum digunakan untuk mengurangi bau amis ikan?
Jeruk nipis, lemon, garam, jahe, bawang putih, kunyit, dan berbagai rempah dapat digunakan dalam tahap persiapan ikan. Pemilihannya dapat disesuaikan dengan jenis ikan dan menu yang akan dibuat.
2. Berapa lama ikan sebaiknya dilumuri jeruk nipis?
Tidak perlu terlalu lama. Beberapa menit sudah cukup untuk tahap persiapan. Setelah itu ikan dapat dibilas ringan atau langsung dilanjutkan dengan proses marinasi sesuai resep.
3. Apakah ikan harus dicuci setelah diberi jeruk nipis?
Tergantung resep. Jika penggunaan jeruk nipis hanya untuk membantu mengurangi aroma amis, ikan dapat dibilas ringan sebelum diberi bumbu. Namun, jika resep memang menggunakan jeruk sebagai bagian dari marinasi, ikan dapat langsung dibumbui sesuai kebutuhan.
4. Apakah garam bisa menghilangkan bau amis ikan?
Garam dapat membantu membersihkan lendir pada permukaan ikan dan mengurangi kesan amis. Namun, penggunaannya tetap perlu secukupnya agar ikan tidak menjadi terlalu asin.
5. Mengapa ikan masih bau amis meski sudah diberi jeruk nipis?
Bisa jadi bagian ikan belum dibersihkan dengan baik atau ikan sudah tidak terlalu segar. Sisa darah, insang, isi perut, dan lendir dapat menjadi sumber aroma yang kuat sehingga penggunaan jeruk nipis saja tidak selalu cukup.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367891/original/050720300_1791366349-Your_paragraph_text__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3102139/original/023566000_1586872671-buayo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360581/original/027882600_1758710334-prabowo_anies.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367654/original/007339100_1791359633-HOAX__32_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317156/original/062291400_1786004254-larutan_cuka.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4411423/original/063101400_1682935502-maddi-bazzocco-Hz4FAtKSLKo-unsplash-min.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368108/original/047339200_1791378968-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363144/original/088034600_1790841608-Youths_eating_tacos_in_restaurant_2K_20260929142050.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364410/original/089141800_1790968101-WhatsApp_Image_2026-10-03_at_02.00.13.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361662/original/027337500_1790742117-k8-hy8cZtKpHBQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4102954/original/003955300_1658918553-cesar-la-rosa-sGZwj1Nmq8s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9367695/original/015535200_1791361072-konstantin-shmatov-QtMH8cDZnSE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338876/original/046691900_1788346318-92340.webp)