Resep Tepung Bungkus Isi Kelapa yang Manis dan Legit, Jajanan Tradisional yang Mudah Dibuat di Rumah

Simak resep tepung bungkus isi kelapa yang manis dan legit lengkap dengan bahan, cara membuat, tips agar kulit lembut, dan ide isian alternatif untuk camilan ru

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sepotong kue kecil berbalut daun pisang sering jadi incaran pembeli di pasar tradisional. Tepung bungkus isi kelapa namanya, jajanan sederhana dengan kulit tepung beras lembut dan isian kelapa manis gurih yang langsung mengingatkan banyak orang pada suasana kampung halaman serta jajanan masa kecil yang mulai jarang ditemukan.

Rasa kenyal dari kulitnya berpadu dengan manis legit kelapa parut yang dimasak bersama gula merah. Satu gigitan saja mampu membawa ingatan ke dapur nenek, ke pasar pagi yang ramai, ke momen sederhana yang sering terlewat di tengah kesibukan hidup modern.

Membuat tepung bungkus isi kelapa sendiri di rumah ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Berikut ini adalah resep tepung bungkus isi kelapa yang bisa Anda coba di rumah, dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (7/10/2026). Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

Bahan Kulit:

- 150 gram tepung beras

- 50 gram tepung sagu atau tapioka

- 400 ml santan kelapa

- 1/4 sendok teh garam

- Air daun pandan atau daun suji secukupnya, untuk pewarna alami (opsional)

Bahan Isian Unti Kelapa:

- 200 gram kelapa parut, pilih yang setengah tua

- 100 gram gula merah, disisir halus

- 2 sendok makan gula pasir

- 1 lembar daun pandan, disimpulkan

- 50 ml air

- Sejumput garam

Bahan Pembungkus:

- Daun pisang secukupnya, dilayukan di atas api

- Lidi atau tusuk gigi untuk menyemat

Cara Membuat Tepung Bungkus Isi Kelapa

1. Masak kelapa parut bersama gula merah, gula pasir, daun pandan, air, dan garam dengan api kecil sambil terus diaduk sampai gula larut dan airnya menyusut.

2. Angkat isian kelapa setelah teksturnya agak kering dan menggumpal, lalu sisihkan sampai dingin.

3. Campurkan tepung beras, tepung sagu, dan garam dalam satu wadah, aduk rata.

4. Tuang santan sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diaduk agar tidak menggumpal.

5. Masak adonan tepung di atas api kecil sambil terus diaduk sampai mengental dan setengah matang, lalu angkat.

6. Ambil selembar daun pisang, letakkan satu sendok makan adonan tepung di tengahnya.

7. Pipihkan adonan, beri satu sendok teh isian kelapa di atasnya, lalu tutup dengan adonan tepung lagi.

8. Bungkus rapat dengan daun pisang, lipat kedua ujungnya, dan sematkan dengan lidi.

9. Susun bungkusan dalam kukusan yang sudah dipanaskan, kukus selama 20-25 menit sampai matang.

10. Angkat dan diamkan sebentar sebelum disajikan agar teksturnya lebih padat.

Tips Membuat Tepung Bungkus Isi Kelapa

Hasil akhir yang lembut dan tidak gampang hancur sebenarnya bergantung pada beberapa hal kecil yang sering terlewat. Berikut tips yang bisa dicoba supaya tepung bungkus isi kelapa buatan sendiri tidak kalah dengan yang dijual di pasar.

- Pilih Kelapa Setengah Tua: Kelapa yang terlalu muda membuat isian terlalu basah dan cepat basi, sementara kelapa yang terlalu tua membuat isian keras. Kelapa setengah tua memberi tekstur isian yang pas dan tetap gurih.

- Layukan Daun Pisang Sebelum Dipakai: Daun pisang yang dilayukan di atas api sebentar jadi lebih lentur dan tidak mudah robek saat dibungkus. Cara ini juga membuat aroma daun lebih keluar dan meresap ke adonan.

- Jangan Masak Adonan Tepung Terlalu Kental: Adonan yang terlalu kental sebelum dikukus membuat hasil akhir keras dan padat. Masak sampai setengah matang saja, biarkan proses pengukusan yang menyempurnakan teksturnya.

- Pastikan Bungkusan Rapat Saat Dikukus: Bungkusan yang longgar membuat air kukusan masuk ke dalam adonan sehingga teksturnya jadi lembek dan basah. Sematkan ujung daun dengan lidi agar tetap rapat selama proses pengukusan berlangsung.

- Gunakan Api Sedang Saat Mengukus: Api yang terlalu besar membuat uap panas berlebihan dan adonan bisa pecah dari dalam. Api sedang membuat kue matang merata tanpa merusak bentuk bungkusan daun pisang.

Ide Isian Alternatif Lainnya

Isian kelapa memang jadi ciri khas utama jajanan ini, tapi bukan berarti tidak bisa divariasikan. Beberapa bahan berikut bisa dicoba sebagai pengganti atau tambahan isian kelapa supaya variasi rasanya lebih beragam di rumah.

- Pisang Raja: Potongan pisang raja matang memberi rasa manis alami tanpa perlu tambahan gula berlebihan, cocok untuk yang suka rasa lebih ringan.

- Nangka Matang: Aroma nangka yang khas membuat isian terasa lebih harum, sementara teksturnya yang lembut tetap serasi dengan kulit tepung yang kenyal.

- Kacang Hijau Kupas: Kacang hijau yang dikukus dan dihaluskan memberi isian bertekstur lembut dengan rasa gurih yang berbeda dari unti kelapa.

- Cokelat Meses atau Pasta Cokelat: Isian cokelat cocok untuk versi anak-anak, memberi sentuhan rasa modern pada jajanan yang sebenarnya sudah ada sejak lama.

- Keju Parut: Taburan keju parut di dalam isian menambah rasa asin gurih yang berpadu baik dengan manisnya adonan kulit.

Pertanyaan Seputar Tepung Bungkus Isi Kelapa

Apa itu tepung bungkus isi kelapa? Tepung bungkus isi kelapa adalah jajanan tradisional dari adonan tepung beras dan santan yang diisi kelapa parut manis, dibungkus daun pisang, lalu dikukus sampai matang.

Berapa lama tepung bungkus isi kelapa bisa bertahan? Pada suhu ruang, jajanan ini biasanya bertahan sekitar satu hari. Jika disimpan di dalam kulkas, daya tahannya bisa sampai tiga hari.

Apa bedanya tepung bungkus dengan kue bugis atau mendut? Ketiganya memang mirip karena sama-sama berisi unti kelapa dan dibungkus daun pisang. Perbedaannya terletak pada jenis tepung yang dipakai untuk kulit, di mana kue bugis dan mendut umumnya memakai tepung ketan.

Kenapa adonan tepung bungkus bisa pecah saat dikukus? Pecahnya adonan biasanya terjadi karena bungkusan daun pisang kurang rapat sehingga uap air masuk, atau karena api kukusan terlalu besar.

Bisakah tepung bungkus isi kelapa diisi bahan selain kelapa? Bisa. Isian bisa diganti dengan pisang, nangka, kacang hijau, atau cokelat sesuai selera masing-masing.