Liputan6.com, Jakarta - Ajakan nongkrong dari teman sering datang ketika jadwal sudah terisi. Kesibukan kerja, agenda keluarga, kebutuhan beristirahat, atau rencana pribadi bisa membuat seseorang tidak dapat menerima ajakan tersebut. Situasi itu tidak perlu membuat hubungan pertemanan menjadi canggung.
Cara menyampaikan penolakan menjadi hal penting agar teman tetap merasa dihargai. Etiket komunikasi juga berlaku dalam percakapan sehari-hari, termasuk ketika seseorang harus mengatakan tidak pada ajakan makan bersama, menghadiri pesta, atau sekadar bertemu untuk mengobrol.
Melansir AOL, Selasa (28/7/2026), pakar etiket Lisa Mirza Grotts menyarankan seseorang menyaring kata-kata sebelum menolak ajakan agar tidak melukai perasaan orang lain. Respons yang terlalu blak-blakan dapat membuat penolakan terdengar seperti kritik terhadap teman.
Advertisement
Seseorang sebaiknya tidak membandingkan ajakan tersebut dengan acara lain yang dianggap lebih menarik. Alasan seperti makanan di tempat sebelumnya tidak enak atau teman lain memiliki lingkungan pergaulan yang lebih seru juga sebaiknya dihindari.
Pakar etiket sekaligus pembawa podcast "Were You Raised By Wolves?," Nick Leighton, mengingatkan bahwa cara seseorang merespons undangan dapat memengaruhi kesempatan untuk kembali diajak dalam kegiatan berikutnya.
Ia menyebut, reputasi sebagai orang yang lambat memberikan jawaban atau menolak dengan kasar dapat membuat seseorang tersisih dari daftar undangan berikutnya. Penolakan tidak membutuhkan alasan panjang.
Ungkapan sederhana, seperti "Terima kasih sudah mengajak, tapi kali ini aku belum bisa ikut," sudah cukup untuk menyampaikan keputusan tanpa membuka ruang bagi salah paham.
Â
Mulai dengan Apresiasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3479769/original/029217500_1623404900-shocked-ladies-sharing-rumors-studio-shot-amazed-gossip-girls-posing-blue-background_197531-17349.jpg)
Nicole Rose, pendiri dan CEO Poised & Proper, menyarankan seseorang memulai respons dengan apresiasi. "Ingatlah bahwa undangan adalah perwujudan niat baik. Mulailah tanggapan Anda dengan menyatakan penghargaan tulus Anda karena telah diajak," kata Rose.
Ucapan terima kasih membuat teman mengetahui bahwa ajakannya tetap dihargai meski tidak dapat diterima. Seseorang juga dapat menambahkan alasan singkat jika memang diperlukan, misalnya sedang memiliki agenda lain pada hari tersebut.
Rose menilai kejujuran dapat membantu seseorang menolak ajakan secara elegan. Penjelasan, seperti "Aku sudah punya rencana hari itu" atau 'Aku ada urusan keluarga" cukup digunakan tanpa menceritakan seluruh detail pribadi.
Pemilihan kata juga berpengaruh terhadap kesan yang muncul. Kata seperti "sayangnya," "maaf," atau "aku belum bisa" dapat membuat penolakan terdengar lebih halus tanpa mengubah keputusan.
Â
Advertisement
Perhatikan Waktu Memberi Jawaban
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4936366/original/066612700_1725438341-pexels-charlotte-may-5966011.jpg)
Waktu memberikan jawaban turut menentukan kesan yang diterima teman. Menunda respons terlalu lama dapat menyulitkan orang lain menyusun rencana, terutama jika ajakan tersebut berkaitan dengan reservasi tempat atau kegiatan bersama.
Seseorang juga dapat menutup penolakan dengan harapan untuk bertemu pada kesempatan lain. Kalimat, "Semoga kita bisa nongkrong lain waktu," menunjukkan bahwa penolakan hanya berlaku untuk rencana tersebut, bukan terhadap hubungan pertemanan.
Alternatif pertemuan juga dapat ditawarkan ketika memang ingin tetap menjaga komunikasi. Jika tidak bisa mengikuti ajakan makan malam, misalnya, seseorang dapat mengusulkan bertemu untuk minum kopi pada hari berbeda.
Pilihan tersebut memperlihatkan bahwa seseorang tetap menghargai waktu bersama teman. Cara ini juga membuat penolakan terasa lebih personal dibandingkan sekadar mengirim jawaban singkat tanpa konteks.
Â
Jangan Minta Maaf Berlebihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3154036/original/050718200_1592295274-bagas-muhammad-y3xgrWNQy-0-unsplash.jpg)
Rose menyarankan seseorang menjaga respons tetap positif dan tidak berlebihan meminta maaf. Penolakan juga tidak perlu disertai alasan yang dibuat-buat.
Mengarang sakit, urusan mendadak, atau alasan lain yang tidak benar dapat menjadi masalah jika teman mengetahui kenyataannya. Kejujuran sederhana justru membantu menjaga kepercayaan dalam hubungan.
Beberapa pilihan kalimat dapat digunakan sesuai situasi. "Terima kasih sudah mengajak, tapi aku belum bisa ikut kali ini. Semoga seru, ya," cocok untuk ajakan santai. Kalimat, "Aku sebenarnya ingin ikut, tapi hari itu sudah ada agenda lain. Kita cari waktu lain, yuk," dapat digunakan ketika ingin mengusulkan pertemuan berikutnya.
Seseorang juga dapat memilih respons yang lebih singkat, seperti "Makasih sudah mengingat aku. Sayangnya, kali ini aku belum bisa datang." Kalimat tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus keputusan tanpa memberikan alasan berlebihan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481050/original/073182400_1769075263-Gubernur_Jawa_Barat_Dedi_Mulyadi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299928/original/085453400_1784279402-cek_fakta_dana_hibah_prabowo_-_purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334325/original/020353700_1787832097-cek_fakta_CPNS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335137/original/038803100_1787912353-cek_fakta_-_bantuan_bibit_ayam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3067813/original/060425800_1583307718-briana-tozour-hkkQbPa49UA-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289944/original/035954400_1783418824-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_17.04.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3469150/original/074427700_1622446556-pexels-daria-shevtsova-1458671__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309549/original/051200300_1785231232-IMG_1515.jpeg)