Liputan6.com, Jakarta - Kue apem, hidangan tradisional Indonesia, telah lama dikenal dan seringkali menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai acara adat serta perayaan penting. Bagi Anda yang ingin mencoba membuat sajian klasik ini di rumah, resep apem takaran gelas hadir sebagai solusi praktis yang tidak memerlukan timbangan khusus, memudahkan siapa saja untuk berkreasi.
Dengan tekstur lembut, kenyal, dan sedikit berpori, serta rasa manis yang khas, apem selalu berhasil memikat lidah. Fleksibilitas dalam pembuatannya juga menjadi daya tarik kue apem, yang dapat diolah baik melalui metode kukus maupun dipanggang, serta memiliki beragam variasi rasa yang menggugah selera.
Penggunaan takaran gelas dalam resep ini memastikan proses pembuatan yang lebih mudah dan cepat, memungkinkan Anda menghasilkan kue apem yang empuk dan mekar sempurna, siap memanjakan keluarga di rumah. Berikut ini Liputan6.com merangkum resep apem takaran gelas dari berbagai sumber pada Jumat (10/4/2026).
Advertisement
Bahan-bahan Apem Takaran Gelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551997/original/013049100_1775794477-unnamed_-_2026-04-10T111224.573.jpg)
Untuk menghasilkan kue apem yang empuk dan mekar sempurna, pemilihan bahan berkualitas adalah kunci utama. Berikut adalah daftar bahan-bahan yang diperlukan, disajikan dengan takaran gelas yang mudah diikuti.
- Tepung Beras: 2–3 gelas (250–300 gram)
- Tepung Terigu: 1/2–1 gelas (50–125 gram)
- Gula Pasir: 1–1 1/4 gelas (190–250 gram)
- Santan Hangat: 2,5–3 gelas (500–700 ml)
- Tape Singkong Halus: 2/3 gelas (150–200 gram)
- Ragi Instan: 1 sdt–1 sdm (±4 gram)
- Garam: 1/2 sendok teh
- Daun Pandan: 2 lembar
- Minyak Goreng: 2 sendok makan
- Baking Powder (opsional): 1/2 sendok teh
- Pewarna Makanan (opsional): secukupnya
Advertisement
Langkah Mudah Membuat Apem Mekar Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5551998/original/061988100_1775794477-unnamed_-_2026-04-10T110839.944.jpg)
Proses pembuatan kue apem melibatkan beberapa tahapan krusial, dimulai dari pencampuran bahan hingga pengukusan atau pemanggangan yang tepat. Ikuti langkah-langkah berikut dengan cermat untuk menghasilkan kue apem yang sempurna di rumah.
- Rebus santan bersama daun pandan hingga hangat (jangan sampai mendidih), lalu sisihkan.
- Haluskan tape singkong hingga lembut dan tidak menggumpal.
- Campurkan tepung beras, tepung terigu, dan gula pasir dalam wadah besar, aduk rata.
- Masukkan tape singkong yang sudah dihaluskan ke dalam campuran tepung.
- Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus dan tidak bergerindil.
- Tambahkan ragi instan dan garam, aduk kembali hingga merata.
- Jika menggunakan, tambahkan baking powder dan pewarna makanan, lalu aduk rata.
- Tutup adonan dengan kain bersih, diamkan selama 1–2 jam hingga mengembang dan muncul gelembung.
- Panaskan cetakan apem dan olesi dengan sedikit minyak goreng.
- Tuang adonan ke dalam cetakan, masak dengan api kecil hingga bagian atasnya mekar dan matang.
- Angkat kue apem yang sudah matang, lalu sajikan selagi hangat.
Tips Jitu Agar Apem Empuk dan Mengembang Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4765978/original/081800200_1709870998-IMG_1608.jpeg)
Untuk mencapai hasil kue apem dengan tekstur yang lembut, empuk, dan mekar sempurna, ada beberapa tips penting yang patut diperhatikan. Penerapan tips ini akan sangat membantu Anda menghindari kegagalan dan memastikan setiap gigitan apem terasa istimewa.
- Kualitas Bahan Baku: Pastikan Anda menggunakan tepung beras dan ragi instan yang berkualitas baik serta belum melewati tanggal kadaluarsa. Tape singkong yang matang sempurna juga berperan krusial dalam pengembangan adonan dan pembentukan aroma yang lezat.
- Perhatikan Suhu Santan/Air: Saat melarutkan ragi, pastikan suhu santan atau air tidak terlalu panas, karena suhu ekstrem dapat mematikan aktivitas ragi. Suhu ideal untuk mengaktifkan ragi berada di kisaran 110-115 derajat Celcius, yang terasa hangat kuku.
- Fermentasi Optimal: Berikan waktu yang cukup bagi adonan untuk berfermentasi, yaitu sekitar 1-2 jam di tempat yang hangat. Fermentasi yang optimal akan membuat kue mengembang dengan baik, menghasilkan tekstur yang empuk, dan aroma yang harum menggoda.
- Panaskan Cetakan dan Kukusan: Selalu panaskan kukusan atau cetakan panggang sebelum adonan dimasukkan. Cetakan yang sudah panas akan membantu kue apem mengembang lebih cepat dan membentuk sarang yang sempurna di dalamnya.
- Hindari Mengisi Cetakan Terlalu Penuh: Saat menuang adonan ke dalam cetakan, jangan mengisinya hingga penuh. Berikan ruang yang cukup agar adonan memiliki kesempatan untuk mengembang secara maksimal saat proses pengukusan atau pemanggangan berlangsung.
Advertisement
Varian Kue Apem Khas Nusantara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488314/original/087804400_1769746315-Pembersihan_Kepala_Lele__14_.jpg)
Kue apem tidak hanya hadir dalam satu bentuk, melainkan memiliki beragam variasi yang memperkaya cita rasa dan tampilan, sesuai dengan selera dan tradisi daerah. Setiap varian menawarkan pengalaman rasa yang unik, namun tetap mempertahankan karakteristik dasar kue apem yang disukai banyak orang.
- Apem Gula Merah: Varian ini menonjolkan penggunaan gula merah sebagai pemanis utama, memberikan warna cokelat alami yang cantik dan aroma karamel yang khas. Rasa manis legit dari gula merah seringkali berpadu sempurna dengan gurihnya taburan kelapa parut.
- Apem Pandan: Penambahan pasta pandan atau ekstrak daun pandan pada adonan memberikan warna hijau yang menarik dan aroma harum yang menyegarkan. Apem pandan seringkali dibuat dengan santan untuk tekstur yang lebih lembut dan moist.
- Apem Tape Singkong: Tape singkong adalah bahan fermentasi alami yang sering digunakan dalam resep apem, memberikan sentuhan rasa asam ringan yang khas dan membantu adonan mengembang lebih baik. Apem tape singkong dikenal memiliki tekstur yang lebih empuk dan aroma yang unik.
- Apem Kukus: Ini adalah metode tradisional yang paling umum, menghasilkan kue apem dengan tekstur yang sangat lembut dan lembap. Apem kukus biasanya disajikan hangat dengan taburan kelapa parut kukus yang gurih.
- Apem Panggang (Apem Selong): Berbeda dengan apem kukus, varian ini dimasak di atas cetakan khusus tanpa menggunakan oven, sering disebut juga Apem Selong. Apem panggang memiliki tekstur yang sedikit berbeda, dengan bagian bawah yang lebih renyah dan berongga atau bersarang.
Pertanyaan Umum Seputar Kue Apem (FAQ)
Mengapa adonan apem tidak mengembang?
Adonan apem mungkin tidak mengembang karena ragi yang tidak aktif atau sudah kadaluarsa, suhu air atau santan yang terlalu panas saat mencampur ragi, waktu fermentasi yang kurang optimal, atau adonan yang terlalu kental maupun terlalu encer.
Berapa lama kue apem bisa disimpan?
Kue apem umumnya dapat bertahan selama 1-2 hari pada suhu ruang. Jika disimpan dalam kulkas, daya tahannya bisa mencapai 3-5 hari. Untuk penyimpanan jangka panjang, kue apem dapat dibekukan hingga 1 bulan.
Apakah tape singkong bisa diganti dalam resep apem?
Ya, tape singkong berfungsi sebagai bahan fermentasi alami dan pemberi aroma khas. Jika tidak tersedia, Anda bisa menambahkan ragi instan sedikit lebih banyak, atau beberapa resep alternatif menggunakan yogurt atau kefir sebagai pengganti.
Apa perbedaan antara apem kukus dan apem panggang?
Perbedaan utama terletak pada metode memasak dan konsistensi adonan. Apem kukus dimasak dengan uap air, menghasilkan tekstur lembut dan lembap, sementara apem panggang dimasak di atas cetakan dengan api, seringkali menghasilkan bagian bawah yang lebih renyah dan bersarang. Adonan apem panggang umumnya juga lebih kental.
Bagaimana cara membuat apem kukus berwarna-warni?
Untuk membuat apem kukus berwarna-warni, Anda dapat membagi adonan menjadi beberapa bagian setelah fermentasi. Kemudian, tambahkan pewarna makanan alami seperti ekstrak pandan untuk warna hijau, sari buah bit untuk merah muda, atau bubuk kakao untuk warna cokelat, lalu aduk rata sebelum dikukus.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4116981/original/076673300_1660008009-apangi.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290384/original/064848900_1783478396-Argentina_s_Lionel_Messi_celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8916640/original/046732400_1782951883-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294050/original/092768700_1783778017-AP26170519899759.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535733/original/082596800_1774102967-BTS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293528/original/019700700_1783732096-spa11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261548/original/054938700_1781743858-ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293113/original/018435300_1783673948-HL_Tauge_Ikan_Asin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292828/original/084060500_1783661101-69fa91c6-8228-443c-8d5a-cb99b81dcd75.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292221/original/057014200_1783588330-ikan_kembung.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292111/original/060839600_1783585563-9110374140302148289.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5320303/original/077452500_1755592712-Gemini_Generated_Image_c8y4r6c8y4r6c8y4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292362/original/029751800_1783592234-13221113341749341142.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291508/original/018584500_1783567015-Gemini_Generated_Image_t1xj1nt1xj1nt1xj.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291525/original/099249200_1783567602-8349e6fe-9edb-472e-8c1f-3502780a6a42.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291429/original/009261000_1783561366-9234334d-1ad3-47bb-a4af-b04341a75a4b.jpg)