Liputan6.com, Jakarta - Deretan toko barang mewah di Dubai Mall yang biasanya dipenuhi pelanggan kini tampak lengang. Mal yang menjadi simbol kemewahan global—dengan air terjun, akuarium raksasa, dan Fashion Avenue yang dipenuhi label internasional—sepi dari kerumunan turis.
Sebulan setelah perang Iran vs Israel dan dimulai, suasana berubah drastis: pramuniaga duduk santai di dekat rak-rak mewah, telepon di tangan, menunggu pembeli yang nyaris tak ada. "Sangat sedikit pelanggan, terutama turis," ujar seorang pramuniaga pada AFP, melansir The Stratis Times, Jumat (3/4/2026).
"Warga lokal masih datang. Untungnya kami punya banyak pelanggan lokal dan tidak ada yang panik." Sebagai tempat bermain elit bagi orang kaya dari seluruh dunia, Dubai dikenal karena perpaduan antara stabilitas dan kemewahan.
Advertisement
Namun sejak serangan yang dilakukan oleh AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang dibalas dengan serangan drone dan rudal melintasi wilayah Teluk, kota ini mulai kehilangan daya tarik klasiknya. Wisatawan internasional yang biasanya memenuhi butik-butik mewah dan restoran kelas atas kini menunda perjalanan.
Sementara itu, beberapa bandara utama, termasuk di Dubai, mengalami penutupan wilayah udara atau pembatasan rute. Seorang tokoh industri retail yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, "Kita semua berharap ini hanya sementara. Orang percaya situasi akan membaik."
Namun di sebuah butik Chanel, salah satu dari sedikit pelanggan memilih lebih jujur soal perasaannya. Mengenakan abaya dan niqab hitam, serta membawa tas Hermes oranye, ia berkata, "Orang-orang seharusnya tidak datang ke Dubai sekarang. Ini berbahaya—ini perang. Saya orang sini. Kalau saya mati, saya akan mati bersama keluarga saya."
Â
Dampak Nyata pada Penjualan Barang Mewah
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,285,0)/kly-media-production/medias/4635777/original/046880700_1699113623-DSCF0495.JPG)
Wilayah Timur Tengah secara historis merupakan pasar penting bagi barang mewah. Menurut analis dari Bernstein, kawasan ini menyumbang sekitar 6–8 persen dari pendapatan global merek-merek besar.
Tapi ketergantungan pada pariwisata internasional dan transit—termasuk rute-rute utama melalui hub seperti Dubai, Abu Dhabi, dan Doha—telah membuat industri ini rentan terhadap gangguan geopolitik.
Bernstein memperkirakan bahwa penjualan barang mewah di kawasan ini bisa turun hingga setengahnya hanya dalam satu bulan akibat turis yang membatalkan perjalanan. Lebih dari separuh toko luxury hadir di kawasan berada di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.
Artinya, sebagian besar pusat belanja kelas atas merasakan dampak nyata dari turunnya kunjungan internasional. Dubai Mall sendiri pernah menjadi destinasi dengan lebih dari 110 juta pengunjung per tahun—angka yang nyaris tanpa tanding di dunia.
Â
Advertisement
Strategi Industri Menghadapi Krisis
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-portrait-new.png,45,778,0)/kly-media-production/medias/4635773/original/093576400_1699113402-DSCF0474.JPG)
Menghindari kekhawatiran yang tidak perlu, pengembang Dubai Mall, Emaar, telah memberi peringatan halus pada para pengecer untuk tetap buka dan tidak mengurangi jam operasional, menurut catatan internal yang dilihat AFP.
Gambaran serupa terlihat di Mall of the Emirates, pusat perbelanjaan lain yang terkenal dengan lereng ski indoor. Di kawasan ski yang biasanya dipenuhi pengunjung, lift berputar tanpa penumpang.
Para karyawan berdiri menunggu tanpa aktivitas, mengenakan parka tebal demi menghadapi suhu dingin di dalam arena. Keheningan ini mencerminkan betapa dramatisnya perubahan dalam perilaku konsumen di tengah kekhawatiran terhadap keamanan.
Sementara itu, beberapa merek besar telah mengalihkan fokus staf mereka ke penjualan online, sebuah strategi yang terbukti efektif selama masa pandemi COVID-19. Dalam pasar yang dipenuhi pelanggan kaya, strategi digital ini membantu menstabilkan penjualan karena konsumen "tidak punya pilihan lain selain berbelanja," kata analis.
Â
Menyongsong Masa Depan
![Dubai fountain di Dubai Mall. [Anisha/Fimela]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/0APPqurXasahc5T0D7G4kZT6u20=/640x853/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4963611/original/013653300_1728408923-IMG_9642.jpeg)
Â
Selain itu, industri menggantungkan harapan pada gelombang "pengeluaran balas dendam:" lonjakan belanja besar-besaran setelah situasi geopolitik membaik, sebuah pola yang pernah terlihat pascapandemi. "Yang paling penting adalah kembalinya wisatawan," tegas seorang tokoh industri.
Sementara banyak pelaku industri optimis konflik akan mereda, mereka menyadari pentingnya strategi fleksibel. Fokus pada penjualan digital, pengalaman pelanggan lokal, dan penawaran yang relevan secara emosional menjadi kunci untuk mempertahankan pasar dalam jangka pendek.
Namun bagi banyak pengamat, jalan menuju pemulihan penuh di Dubai masih tergantung pada geopolitik yang lebih luas. Perubahan ini mencerminkan bahwa bahkan pusat-pusat kemewahan dunia pun tidak kebal terhadap dampak konflik global—dan bahwa industri ritel harus terus berinovasi untuk bertahan di tengah ketidakpastian yang terus berkembang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483882/original/074480700_1769405806-SBY_sakit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4370160/original/072081900_1679641184-000_33BW7NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288052/original/043334700_1783289642-000_B9BW8VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288258/original/062355500_1783308425-eng1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288078/original/014194100_1783298244-nor5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9110984/original/061131000_1783049682-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288177/original/067177000_1783307508-000_B9C82QK-Inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288067/original/059957100_1783296963-000_B9BZ2NC-Neymar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288146/original/094182100_1783304694-000_B9C8442.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287270/original/053254800_1783206565-000_B9AD2FJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929993/original/037609900_1782959933-bos5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5465277/original/016002400_1767762881-Sate_Kambing_BOGEM_-_Pengembara_Sunyi__PengSui_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545433/original/092582600_1775190778-Cokelat_Paskah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545481/original/003002400_1775194838-Gemini_Generated_Image_npumnanpumnanpum.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545431/original/066273800_1775190427-795006a7-cd20-43fd-b527-dc6fdac21e18.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3147148/original/023254000_1591628473-051260000_1465292757-royco.coid.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545385/original/025204000_1775186704-unnamed__52_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5545329/original/027947200_1775181908-Bandara_Teruel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5007070/original/029600700_1731657279-Desain_tanpa_judul__17_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5403615/original/085394700_1762332261-siddhesh-rao-xD96gO_nFss-unsplash.jpg)