Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat telur dadar tebal ala warteg sebenarnya sangat mudah. Siapa yang tidak kenal telur dadar warteg? Lauk sederhana ini telah lama menjadi favorit di hati masyarakat Indonesia, menawarkan kelezatan yang tak lekang oleh waktu. Dengan teksturnya yang tebal, tepian keriting, dan rasa gurih yang meresap sempurna, telur dadar ini selalu menjadi incaran saat bersantap di warteg.
Berbeda dengan telur dadar rumahan yang tipis dan rata, telur dadar ala warteg memiliki ciri khas yang unik: volumenya mengembang, tepiannya keriting, serta kaya akan irisan daun bawang dan cabai yang menambah sensasi rasa. Sensasi renyah dan sedikit pedas saat digigit semakin melengkapi kenikmatan hidangan ini.
Meskipun banyak yang mencoba membuat telur dadar tebal serupa di rumah, hasilnya seringkali kurang memuaskan. Misalnya, jadi keras, tidak mengembang, atau bahkan hancur saat digoreng. Artikel ini akan mengupas tuntas cara membuat telur dadar tebal ala warteg dengan resep, teknik menggoreng, dan tips rahasia agar Anda dapat menciptakan hidangan sempurna di dapur sendiri. Simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (1/4/2026).
Advertisement
Mengenal Keunikan Telur Dadar ala Warteg
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5502153/original/067887200_1770970042-Resep_Telur_Dadar_Ala_Rumah_Makan_Padang_5.jpg)
Telur dadar ala warteg memiliki beberapa karakteristik unik yang membedakannya dari telur dadar rumahan biasa, menjadikannya lauk favorit banyak orang.
Tekstur yang Khas
Telur dadar warteg dikenal dengan teksturnya yang tebal, padat, namun tetap kenyal saat digigit, tidak kering atau keras. Volume yang tebal pada menu favorit sejuta umat ini tidak hanya berasal dari telur saja, melainkan dari isian bumbu di dalamnya.
Bentuk yang Menggoda
Tampilannya bundar dan keriting di sekelilingnya, menjadi ciri khas yang sangat dikenali. Tepiannya yang keriting dan berongga-rongga (bersarang) ini terbentuk berkat teknik penggorengan dengan minyak banyak. Hal ini diperlukan supaya telur bisa mengembang dan memunculkan "renda" yang akan membuatnya jadi bertekstur krispi.
Rasa Gurih yang Meresap
Rasanya gurih dari telur dan bumbu, segar dari irisan daun bawang, serta pedas dari cabai merah yang diiris kasar. Tekstur yang kaya dari irisan bawang ini bakal bikin setiap gigitan terasa lebih gurih dan nikmat di lidah.
Perbedaan dengan Telur Dadar Biasa
Telur dadar biasa umumnya tipis, rata, dan cepat matang, seringkali hanya menggunakan sedikit minyak. Sementara itu, telur dadar warteg tebal, keriting, menggunakan tambahan tepung atau air untuk volume, serta dimasak dengan minyak berlimpah. Telur dadar dan omelet sebenarnya hanya memiliki sedikit perbedaan di mana tekstur omelet lebih lembut dan empuk dibandingkan dengan telur dadar.
Advertisement
Alat dan Bahan yang Diperlukan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5424564/original/060897100_1764147575-TELUR.jpg)
Persiapan alat dan bahan yang tepat adalah langkah awal yang krusial dalam cara membuat telur dadar tebal ala warteg yang sempurna. Pastikan semua bahan segar dan alat dalam kondisi baik untuk hasil maksimal.
Bahan-Bahan Utama:
- Telur ayam: 4 butir
- Daun bawang: 2 batang, iris tipis
- Cabai merah keriting: 5–6 buah, iris serong
- Bawang merah: 2–3 siung, iris tipis (opsional)
- Bawang putih: 2 siung, haluskan atau iris
- Tepung terigu: 2 sendok makan
- Air: 50–75 ml (3–5 sdm)
- Garam: Secukupnya
- Merica bubuk: ½–1 sendok teh
- Kaldu bubuk (opsional): ½ sendok teh
- Minyak goreng: Secukupnya (minyak banyak, sekitar 150–200 ml)
Bahan Tambahan (Variasi):
- Kunyit: 1 cm, haluskan (untuk warna kuning menarik)
- Tahu kuning: 2 buah, hancurkan (untuk menambah volume dan tekstur)
- Wortel: 50 gram, parut atau potong dadu kecil
- Seledri: 1 batang, iris halus
Alat yang Digunakan:
- Mangkuk besar (untuk mengocok adonan)
- Garpu atau whisk (pengocok telur)
- Wajan atau teflon (sebaiknya wajan cekung agar minyak tidak tumpah)
- Kompor dengan api sedang
- Spatula atau sutil
Langkah-Langkah Membuat Telur Dadar Tebal ala Warteg
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5068971/original/045166600_1735286248-telur_dadar_tebal.jpg)
Rahasia utama agar tekstur telur tidak gampang kempis setelah matang adalah dengan memberikan sedikit kerangka pada adonan. Cara masak yang benar sangat memengaruhi hasil akhirnya, oleh karena itu harus sesuai dengan langkah yang tepat.
1. Siapkan dan Iris Bahan
Cuci bersih daun bawang, cabai merah, dan bahan lain yang akan digunakan. Iris tipis daun bawang, iris serong cabai merah, dan iris tipis bawang merah jika dipakai. Apabila menggunakan bawang putih dan kunyit, haluskan terlebih dahulu untuk mendapatkan rasa yang maksimal.
2. Kocok Telur dan Campurkan Bumbu
Pecahkan telur ke dalam mangkuk besar. Masukkan irisan daun bawang, cabai merah, bawang merah, serta bumbu halus seperti bawang putih dan kunyit. Tambahkan garam, merica bubuk, dan kaldu bubuk (jika menggunakan) sesuai selera. Kocok telur beserta bahan-bahan lain dalam mangkuk hingga sedikit merata dan berbuih banyak.
3. Tambahkan Tepung dan Air
Larutkan tepung terigu dengan air dalam wadah terpisah, pastikan tidak ada gumpalan yang tersisa. Tuang larutan tepung ini ke dalam adonan telur, lalu aduk kembali hingga semua bahan tercampur sempurna. Adonan akan sedikit encer, ini normal karena air dan tepung berfungsi membuat telur mengembang dan bertekstur kenyal. Tepung ini berfungsi untuk mengikat protein telur sehingga saat digoreng ia akan mengembang lebih kokoh dan punya volume yang mantap.
4. Panaskan Minyak dengan Banyak
Panaskan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang. Pastikan minyak cukup banyak, sekitar 150–200 ml, hingga dapat menggenangi telur saat digoreng. Siapkan minyak goreng yang agak banyak dan panas ke penggorengan karena telur hanya bisa krispi jika digenangi minyak.
5. Tuang Adonan dari Ketinggian
Setelah minyak panas, tuang adonan telur dari posisi agak tinggi, sekitar 20–30 cm di atas wajan. Tuang telur dadar tepat ke tengah penggorengan dari posisi yang agak tinggi agar telur bisa bersarang. Teknik ini akan membuat adonan "tersebar" dan membentuk rongga-rongga (bersarang) serta tepian yang keriting, ciri khas telur dadar warteg.
6. Goreng hingga Matang dan Keriting
Biarkan telur menggoreng tanpa diaduk. Tunggu hingga bagian bawah matang dan tepian mulai keriting dan berwarna kecokelatan. Siram-siraman minyak yang ada di bawahnya ke atas telur untuk membantu mematangkan bagian atas. Jika adonan cukup tebal, tutup wajan sebentar agar bagian tengah matang merata. Setelah bagian bawah matang, balik telur dengan hati-hati menggunakan spatula lebar.
7. Angkat dan Sajikan
Goreng sisi kedua hingga matang sempurna dan berwarna keemasan. Angkat telur dadar, tiriskan minyak sebentar untuk mengurangi kelebihan minyak. Sajikan hangat dengan nasi putih dan sambal favorit Anda untuk pengalaman makan ala warteg di rumah.
Advertisement
Tips agar Telur Dadar Tebal ala Warteg Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4760459/original/021297900_1709480552-Screenshot__381_.jpg)
Untuk mendapatkan hasil telur dadar tebal ala warteg yang maksimal, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan. Tips ini akan membantu Anda menciptakan tekstur keriting, gurih, dan kenyal yang menjadi ciri khasnya.
- Gunakan minyak banyak: Kunci utama telur dadar warteg adalah digoreng dalam minyak berlimpah. Minyak yang cukup membuat telur mengembang, tepian keriting, dan tekstur menjadi krispi di luar namun lembut di dalam.
- Tuang dari ketinggian: Menuang adonan dari posisi tinggi membuat telur "jatuh" dan membentuk rongga-rongga (bersarang) yang menjadi ciri khas telur dadar warteg.
- Jangan terlalu sering diaduk: Cukup aduk adonan saat di mangkuk hingga berbuih banyak. Saat menggoreng, biarkan telur matang sendiri tanpa diaduk agar bentuknya utuh dan tebal.
- Tambahkan tepung terigu: Tepung membantu mengikat adonan dan memberikan tekstur yang lebih padat namun tetap kenyal, tidak mudah hancur. Kamu bisa mencoba mencampurkan satu sendok makan tepung terigu atau tepung tapioka yang sudah dilarutkan dengan sedikit air ke dalam kocokan telur.
- Gunakan api sedang: Api terlalu kecil membuat telur menyerap banyak minyak dan menjadi berminyak. Api terlalu besar membuat telur cepat gosong di luar tetapi masih mentah di dalam.
- Tambahan tahu atau wortel: Untuk variasi, tahu kuning yang dihancurkan dapat menambah volume dan tekstur. Wortel juga bisa ditambahkan untuk rasa manis alami dan nutrisi.
- Iris cabai tidak terlalu halus: Iris cabai secara serong atau bulat, bukan diulek halus, agar sensasi pedasnya terasa lebih nikmat saat digigit. Potongan sayuran ini akan menciptakan rongga-rongga udara saat proses penggorengan berlangsung.
Telur dadar tebal ala warteg adalah lauk sederhana yang membutuhkan teknik tepat agar hasilnya sempurna. Kunci utamanya terletak pada penggunaan minyak yang banyak, penuangan adonan dari ketinggian, serta penambahan tepung dan air untuk menciptakan tekstur tebal dan kenyal yang khas. Setelah mengetahui cara membuat telur dadar tebal ala warteg ini, kini saatnya Anda mempraktikkannya di dapur sendiri. Sajikan untuk keluarga tercinta dan rasakan sensasi warteg favorit dari rumah. Selamat mencoba!
FAQ
Q: Apa yang membuat telur dadar warteg berbeda dari telur dadar biasa?
A: Telur dadar warteg memiliki ciri khas: tekstur tebal dan padat, tepian keriting, serta penggunaan irisan daun bawang dan cabai merah yang kasar. Perbedaan utama terletak pada teknik penggorengan dengan minyak banyak dan penambahan tepung/air yang membuat telur mengembang.
Q: Apakah harus menggunakan tepung terigu?
A: Tidak wajib, tetapi sangat disarankan. Tepung ini berfungsi untuk mengikat protein telur sehingga saat digoreng ia akan mengembang lebih kokoh dan punya volume yang mantap. Alternatifnya, Anda bisa menggunakan tepung beras atau tepung maizena untuk variasi tekstur dan kerenyahan.
Q: Mengapa telur dadar saya hancur saat dibalik?
A: Beberapa penyebab telur dadar hancur saat dibalik: adonan terlalu encer tanpa tepung pengikat, telur belum cukup matang di bagian bawah sebelum dibalik, spatula yang digunakan terlalu kecil atau tidak lebar, atau api terlalu besar sehingga bagian luar cepat matang tetapi dalam masih lembek.
Q: Berapa banyak minyak yang ideal untuk menggoreng telur dadar tebal?
A: Untuk 4 butir telur, gunakan sekitar 150–200 ml minyak atau hingga minyak dapat "menggenangi" dasar wajan setinggi 1–2 cm. Minyak yang cukup membuat telur mengembang sempurna dan tepian menjadi keriting.
Q: Bisakah telur dadar tebal dibuat tanpa minyak banyak?
A: Bisa, tetapi hasilnya akan berbeda. Jika menggunakan sedikit minyak, telur dadar akan lebih tipis, tidak mengembang maksimal, dan tepian tidak akan keriting. Untuk hasil ala warteg, minyak banyak adalah kunci utama.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4754081/original/023746300_1708954501-Resep_Telur_Dadar_Padang_Lengkap_dan_Tebal_-_TOPWISATA.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263358/original/034169000_1781903942-063_2282397014.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8860259/original/052842500_1782927734-063_2284210517.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8566533/original/022742400_1782517134-senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8857137/original/028052200_1782926603-000_B8XV4GC.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8853200/original/078672700_1782925162-063_2284202015.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261515/original/075937400_1781733992-IMG-20260618-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782428/original/046492500_1782885885-8659352987712501280.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782192/original/051454100_1782879614-17716649423403945938.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539517/original/013909000_1774602806-resep_bolu_kukus_1_telur_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776334/original/086295200_1782875021-7432643458834754792.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5407675/original/069682700_1762750564-kriuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449567/original/096151900_1766071524-pexels-macarius-draftstudio-851034634-23879736.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8470770/original/054863600_1782373697-tahu_sakura_enak.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8463410/original/055570200_1782363951-2172548214653296817.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8460074/original/088908600_1782359300-15021055947514109969.jpeg)