Liputan6.com, Jakarta - Train Street awalnya hanyalah sebuah gang kecil yang dilalui oleh kereta api. Sekarang, tempat ini dipenuhi populer dengan kafe-kafe Instagrammable dan turis yang tidak bisa menjauh, bahkan dinobatkan menjadi jalan paling berbahaya bagi pejalan kaki.
Saat kereta api mendekati lorong sempit yang dihiasi dengan lentera ala Tiongkok, sejumlah turis mendekati rel kereta dan mencoba berpose paling menarik untuk diunggah ke media sosial. Beberapa saat sebelum kereta menabrak, dengan klaksonnya yang meraung di udara yang lembab, ia mundur ke tempat aman.
Melansir BBC, Sabtu, 28 Februari 2026, itu hanyalah hari biasa di Jalan Kereta Api Hanoi, bentangan rel kereta api sejauh 400 meter yang diapit oleh kafe-kafe tempat wisatawan menikmati bir dan menyaksikan dengan terpesona, saat kereta api melaju kencang melewati mereka dalam jarak yang sangat dekat, dan terkadang menabrak meja dan kursi.
Advertisement
Dalam beberapa tahun yang singkat, Train Street telah masuk ke jajaran salah satu dari objek wisata "yang harus dilihat" di Vietnam, bersama dengan Ha Long Bay dan Terowongan Cu Chi. Tetapi pemerintah Vietnam kurang terkesan. Sejak situs ini menjadi viral pada 2017, mereka telah berulangkali mencoba menutupnya.
Pertama pada 2019, kemudian 2022 dan yang terbaru penyelidikan dan tindakan keras lebih lanjut pada 2025 setelah seorang turis yang mengambil foto selfie hampir terseret di bawah roda kereta yang melaju. Barikade polisi didirikan di antara kedatangan kereta, perintah dikeluarkan kepada operator tur dan pemilik bar.
Dari Permukiman Biasa Menuju Destinasi Terlarang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4157488/original/003964400_1663137221-WhatsApp_Image_2022-09-14_at_13.24.16.jpeg)
Kereta Api Utara-Selatan yang dibangun oleh pasukan kolonialis Prancis pada 1902, menghubungkan Hanoi ke Kota Ho Chi Minh. Sekitar 54 tahun kemudian, Direktorat Jenderal Perkeretaapian mendirikan serangkaian bangunan rendah yang membentang di sepanjang jalur di pusat Hanoi untuk menampung para pegawainya.
Pada era 1970-an, daerah tersebut dianggap sebagai daerah kumuh. Penduduk secara teratur terbangun dari tidur mereka oleh kereta api yang bergemuruh, rumah mereka bergetar.
"Itu hanya jalan biasa dengan rel kereta api yang melewatinya," menurut keterangan warga Minh Anh, penduduk lokal Hanoi seumur hidup yang bekerja di penyulingan wiski lokal. "Ketika itu mulai bermunculan di seluruh media sosial, sejujurnya saya terkejut."
Nhi Nguyn yang merupakan seorang pemandu wisata untuk A Taste of Hanoi, biasa berjalan dengan wisatawan menyusuri tempat tersebut, sebelum popularitasnya meledak. "Orang-orang masih menjalani kehidupan biasa di sana saat itu dan tidak ada begitu banyak kafe di dekat rel," katanya.
"Itu memiliki nuansa yang jauh lebih otentik: skuter dikunci hanya beberapa meter dari rel, pakaian yang dicuci digantung di luar, dan orang-orang memasak di luar di atas kompor gas kecil."
Advertisement
Awal Mulai Train Street Menjadi Tempat Wisata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516302/original/086975200_1772276464-WhatsApp_Image_2026-02-28_at_17.48.42.jpeg)
Pada awal 2013, Colm Pierce dan Alex Sheal, salah satu pendiri tur fotografi Vietnam in Focus yang berbasis di Hanoi, meluncurkan tur Hanoi on the Tracks untuk menunjukkan kepada pengunjung bagaimana penduduk setempat telah mengadopsi tantangan seukuran lokomotif untuk hidup di rel kereta api. Secara kebetulan, pada Juni 2013, Instagram mengeluarkan sebuah fitur berbagi video, lalu setahun kemudian sebuah acara Travel Channel “Tough Trains” menampilkan Pierce berjalan menyusuri Train Street.
Pada 2017, seorang warga yang berjiwa pengusaha mulai menjual bir dan kopi, yang mengundang rasa penasaran wisatawan untuk berhenti dan menyaksikan kereta lewat. Para tetangga menyadari peluang ekonomi tersebut, kafe maupun bar dengan cepat berkembang.
Tak lama kemudian, gang yang sebelumnya terbengkalai, sekarang dijuluki Phố Đường Tàu, nama Train Street dalam bahasa Vietnam, dihiasi dengan lentera warna-warni dan lampu Natal. Julia Husum seorang mahasiswa dari Norwegia, mengunjungi Train Street pada Februari 2026, dan menyukai pengalaman tersebut.
"Kami meletakkan tutup bir kami di rel kereta api, dan kereta meratakan itu, menciptakan suvenir untuk kami," katanya.
Ketika Train Street Menjadi Sensasi Instagram
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4156321/original/090079500_1663059008-WhatsApp_Image_2022-09-13_at_15.47.18.jpeg)
Tanpa adanya media sosial, apakah Train Street akan menjadi populer? Direktur Kreatif untuk Vietnam in Focus, Michael Stanbury menyatakan, "Pada dasarnya media sosial telah mendorong Train Street menjadi seperti sekarang ini, di mana wisatawan berbondong-bondong ke daerah itu untuk merasakan adrenalin kereta yang lewat sambil menyeruput kopi lokal."
"Bahkan tanpa kereta, jalan yang didekorasi Instagrammable memiliki pesona yang sangat Hanoian."
Warga setempat menentang ketika pemerintah mengusulkan penghentian kereta penumpang untuk selamanya. Setiap kali upaya penutupan dilakukan, wisatawan memanjat melewati barikade. Hingga saat ini, ada lebih dari 100.000 unggahan yang menandai Train Street di Instagram.
Blogger perawatan pria Adam Hurly berkunjung karena seorang teman telah menggembar-gemborkannya. "Rasanya lebih seperti atraksi Instagram daripada jalan lingkungan," akunya, mencatat bahwa begitu kerumunan tiba. Itu menjadi padat dan kurang menyenangkan, "Terutama jika Anda hanya berdiri di trotoar utama mencoba mengambil gambar."
Advertisement
Daya Tarik Train Street
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516303/original/038600800_1772276465-WhatsApp_Image_2026-02-28_at_17.49.44.jpeg)
Menurut Charlotte Russell, pendiri The Travel Psychologist, daya tarik untuk mengunjungi Train Street ini sama dengan daya tarik untuk mengunjungi Menara Eiffel saat pertama kali seseorang berkunjung ke Paris. "Manusia adalah spesies sosial dan jika kita melihat bahwa orang lain menikmati pengalaman, wajar bagi kita untuk ingin melakukannya juga," katanya.
"Ini kembali ke evolusi kita, ketika kita hidup dalam kelompok kecil dan akan menguntungkan bagi kita untuk meniru orang lain dengan cara ini. Jadi rasa takut ketinggalan yang kita alami ketika melihat orang lain mengunjungi tempat-tempat seperti Train Street adalah bagian dari menjadi manusia."
Tetapi mungkin ada alasan yang lebih mendalam mengapa kita terpikat ke tempat-tempat seperti itu. Russell mencatat bahwa elemen risiko lah yang membuat Train Street begitu menarik bagi turis asing.
"Terutama kita yang berasal dari negara-negara seperti Inggris... Kita terbiasa dengan peraturan dan tindakan pencegahan, pagar, penghalang, dan garis dicat yang harus kita tinggali. Sebaliknya, Train Street bisa terasa luar biasa untuk dilihat dan dialami... kita merenungkan norma-norma kita sendiri dan menyadari bahwa perspektif lain memang ada."
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3921080/original/2o3OEwtehY1uSC1zHUtSaeFQ17FQlJhtM2XPzUeU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5516301/original/032416100_1772276464-WhatsApp_Image_2026-02-28_at_17.37.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412054/original/002847300_1479720733-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1414296/original/076622700_1479879611-Hanoi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/393222/original/019783400_1521185025-20140414_160634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8165033/original/018372800_1781019835-20260609BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mozambik_FIFA_Matchday_2026-12.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8160428/original/098426300_1781014928-20260609_210316.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133406/original/5400_1739534519-DALL__E_2025-02-14_19.00.40_-_A_vibrant_digital_illustration_showcasing_multiple_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___Do.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985849/original/021111300_1649154108-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5166826/original/048239300_1742286649-063_2187235478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6600516/original/015292700_1779437240-hermes_birkin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3340725/original/029354200_1609831254-tengelamq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5559676/original/002125200_1776606413-IMG_1661.JPG.jpeg)